“Provokator Dalang Kerugian Negara”
Diawali adanya oknum Pejabat Publik Anggota DPR RI yang berkata kasar mengatakan Rakyat Tolol, serta joged-joged menyambut ketuk palu penambahan tunjangan ini itu, akhirnya membuat murka rakyat turun ke jalan menuntut keadilan.
Rakyat tidak salah dalam bersuara lantang saat itu, hingga harus dibayar mahal oleh para pejabat publik yang terpampang alamat rumahnya distroni, dengan rasa takut kabur keluar negeri.
Dengan banyaknya korban luka-luka ringan maupun berat, hingga ada yang meregang nyawa, itu adalah sesuatu hal yang tidak kita inginkan bersama. Bahwa kita sekalipun yang sehat saat ini tidak tau waktunya kapan akan pergi, karena “Nyawa adalah misteri ilahi”.
Mari kita bersama-sama menyelamatkan Negara kita yang tercinta ini, dari rakusnya para koruptor, dan antek-antek asing berkedok provokator, membuat rusuh dengan menyebabkan kerugian negara menghancurkan harkat martabat kita semua.
Dalang Koruptor ada di negeri tetangga, bersembunyi dibawah ketiak segelintir manusia biasa. Provokator sudah ditangkap polda metro jaya, dengan harapan bebas tertawa lepas berhasil membuat rusuh Jakarta dan sekitarnya.
Bapak Presiden Prabowo Subianto yang kami cintai dan banggakan. Kiranya Bapak mau mengembalikan harkat dan martabat anggota Polri sebanyak tujuh orang yang telah dipecat dengan tidak hormat pasal kode etik.
Karena saya meyakini semua anggota polri di seluruh nusantara Indonesia, akan melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban dalam situasi apapun. Untuk itu kembalikan lah mereka ke baraknya untuk menuntaskan sumpahnya sebagai anggota polisi yang cinta damai.











