Surat Terbuka Untuk Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto

- Editor

Sabtu, 6 September 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Provokator Dalang Kerugian Negara”

Diawali adanya oknum Pejabat Publik Anggota DPR RI yang berkata kasar mengatakan Rakyat Tolol, serta joged-joged menyambut ketuk palu penambahan tunjangan ini itu, akhirnya membuat murka rakyat turun ke jalan menuntut keadilan.

Rakyat tidak salah dalam bersuara lantang saat itu, hingga harus dibayar mahal oleh para pejabat publik yang terpampang alamat rumahnya distroni, dengan rasa takut kabur keluar negeri.

Dengan banyaknya korban luka-luka ringan maupun berat, hingga ada yang meregang nyawa, itu adalah sesuatu hal yang tidak kita inginkan bersama. Bahwa kita sekalipun yang sehat saat ini tidak tau waktunya kapan akan pergi, karena “Nyawa adalah misteri ilahi”.

Mari kita bersama-sama menyelamatkan Negara kita yang tercinta ini, dari rakusnya para koruptor, dan antek-antek asing berkedok provokator, membuat rusuh dengan menyebabkan kerugian negara menghancurkan harkat martabat kita semua.

Baca Juga:  Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, KPJ Persilahkan Anak Muda Berkarya di Jakarta 

Dalang Koruptor ada di negeri tetangga, bersembunyi dibawah ketiak segelintir manusia biasa. Provokator sudah ditangkap polda metro jaya, dengan harapan bebas tertawa lepas berhasil membuat rusuh Jakarta dan sekitarnya.

Bapak Presiden Prabowo Subianto yang kami cintai dan banggakan. Kiranya Bapak mau mengembalikan harkat dan martabat anggota Polri sebanyak tujuh orang yang telah dipecat dengan tidak hormat pasal kode etik.

Karena saya meyakini semua anggota polri di seluruh nusantara Indonesia, akan melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban dalam situasi apapun. Untuk itu kembalikan lah mereka ke baraknya untuk menuntaskan sumpahnya sebagai anggota polisi yang cinta damai.

Salam sehat selalu Bapak Presiden.

Hormat saya

Amos Hutauruk, Ketum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB