Apresiasi Camat Setu, Prabu Peduli Lingkungan Minta Bupati Bekasi Tindak Tegas Galian C di Kertarahayu

- Editor

Rabu, 10 September 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Prabu Peduli Lingkungan, Carsa Hamdani.

Ketua Umum Prabu Peduli Lingkungan, Carsa Hamdani.

BEKASI, Mediakarya – Organisasi sipil nirlaba yang bergerak di bidang lingkungan hidup, Prabu Peduli Lingkungan, memberikan apresiasi kepada Camat Setu, Joko Dwijatmoko, yang telah mengirimkan surat ke Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terkait permohonan penutupan galian tanah di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

“Kami memberikan apresiasi kepada pihak Kecamatan Setu yang sudah merespons apa yang menjadi keluh kesah warga Desa Kertarahayu yang mana di desa tersebut terdapat galian C yang diduga ilegal yang dilakukan oleh oknum,” kata Ketua Umum Prabu Peduli Lingkungan, Carsa Hamdani, Rabu (10/9/2025).

Lebih lanjut, dia berharap kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang untuk menindak tegas kegiatan penambangan galian C yang diduga tanpa izin.

“Atas nama Prabu Peduli Lingkungan, saya berharap kepada Pak Bupati yang terhormat untuk melakukan tindakan tegas dalam menyikapi kegiatan galian C tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Disdik Kota Bekasi Masih Lakukan Pendataan Untuk Vaksin Usia 6-11 Tahun

Dia juga mengapresiasi warga dalam hal ini diwakili Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertarahayu, Dedi Darip, dan pemuda sekitar yang sudah berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan alam desa.

“Karena menjaga alam desa adalah awal menjaga alam nusantara. Terus lakukan yang terbaik untuk lingkungan, semangat dan berani jaga alam dan jaga bumi,” tutup Carsa.

Sebelumnya, warga Desa Kertarahayu dilaporkan resah dengan adanya kegiatan penambangan tanah atau galian C yang diduga beroperasi tanpa izin. Aktivitas galian C tersebut menyebabkan kerusakan pada jalan lingkungan yang pembangunannya menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2025. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!
Tak Hanya Presiden: Listyo Sigit dan 2 Irjen Juga Sadap Tokoh Politik, Media, Ormas, Hingga Pengusaha
Penyadapan Prabowo Diduga Upaya Kudeta Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi
Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 17:34 WIB

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:58 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!

Berita Terbaru