Dirut Tirta Patriot Diduga Tertidur Saat Rapat Resmi di DPRD, Aktivis: Copot dan Evaluasi Total!

- Editor

Selasa, 25 November 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya — Forum resmi pembahasan anggaran penyertaan modal untuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Patriot Kota Bekasi pada Rabu (19/11/2025) tercoreng insiden yang memicu kritik publik.

Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, diduga tertidur pulas saat rapat bersama anggota DPRD Kota Bekasi tengah berlangsung. Padahal pembahasan tersebut menyangkut kepentingan pelayanan air bersih bagi masyarakat dan pengelolaan aset daerah.

Foto yang menunjukkan Dirut terlelap di tengah rapat beredar luas dan diterima redaksi Mediakarya. Dalam foto itu, Ali tampak bersandar di kursinya sementara staf terlihat duduk di belakangnya.

Insiden ini mendapat kecaman keras dari Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk tidak menghargai forum resmi pemerintah.

“Apa yang dilakukan Direktur PDAM adalah pelecehan terhadap peserta rapat. Dalam forum resmi malah tidur. Saya sarankan Dirut PDAM Kota Bekasi segera diganti,” tegas Iskandarsyah di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025).

Baca Juga:  Skincare Etiket Biru Dijual Bebas, Perusahaan Bening's Dilaporkan Ke Polisi

Ia juga menyoroti adanya praktik politisasi jabatan strategis di lingkungan BUMD dan dinas teknis, seperti PDAM dan Dinas PUPR.

“Jangan tutup mata. Dua instansi ini sering menjadi mesin uang para birokrat, seperti ‘ATM’ kepentingan politik. Karena itu jabatan mereka cenderung dipertahankan kecuali terjadi konflik,” ujarnya.

Menurutnya, pemimpin BUMD harus memiliki integritas tinggi, profesional, dan menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Hingga berita ini diturunkan, Perumda Tirta Patriot belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi telah menghubungi Ali Imam Faryadi melalui pesan WhatsApp sejak Senin (24/11/2025), namun hingga Selasa (25/11/2025) belum ada respons. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra
Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum
Bongkar Mushola di Tanah Negara, Camat Medansatria Dinilai Sengaja Ciptakan Konflik dengan Warganya
Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto:Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Soroti Klaim Ekonomi Membaik, Ekonom Senior Ini Ungkap Hasil Survei ISEI

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:51 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Banyak Pemimpin Sering Berlaku Arogan?

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:44 WIB