Konflik di Tubuh NU, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan islah antara Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum Gus Yahya Cholil Staquf di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Kamis (25/12/2025)

Pertemuan islah antara Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum Gus Yahya Cholil Staquf di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Kamis (25/12/2025)

KEDIRI, Mediakarya –   Pertemuan islah antara Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum Gus Yahya Cholil Staquf di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Kamis (25/12/2025), diharapkan dapat meredakan konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh kiai sepuh dan Mustasyar PBNU (termasuk KH Ma’ruf Amin) tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan mengakhiri polemik yang terjadi.

“Alhamdulillāh tsumma alhamdulillāh, hari ini (25/12) hati saya terasa lapang di Lirboyo,” ujar Gus Yahya Cholil Staquf  seperti dikutip dari akun @YahyaCstaquf, Jumat (26/12/2025).

Gus Yahya menuturkan, dengan bimbingan para Masyayikh dan pangendikan para ruasa’, bersama Rais Aam, pihaknya sepakat, jami’ mani’, bahwa jalan terbaik bagi jam’iyah adalah dengan menyegerakan Muktamar yang legitimate.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Umbu Rudi Kabunang Meminta Polri Agar Segera Menangkap Pelaku Pengeroyokan

Dia pun meyakini bahwa kesepakatan ini merupakan atsar dari ikhtiar para Masyayikh yang diupayakan terus-menerus, berikut ikhtiar batin, untuk menjaga NU tetap bermartabat, utuh dan berwibawa.

“Insyaallah, langkah ini segera kami tindak lanjuti dengan pembentukan panitia Muktamar, agar forum tertinggi jam’iyah dapat kita jalani bersama, dengan adab, ketenangan, dan tanggung jawab,” katanya.

“Semoga Allah swt. meridhai setiap niat baik kita dalam menjaga rumah besar ini. Amīn yā rabbal’ālamīn,” imbuh Gus Yahya. (Dr)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem
Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:40 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dipeluk, Bukan Dipukul

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB