Menhub Dudy Tinjau Langsung Jalur Kereta Api Terdampak Banjir, 85% Perjalanan Kereta Telah Pulih dan Normal

- Editor

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan, Mediakarya – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan–Sragi yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1). Peninjauan dilakukan untuk memastikan langkah penanganan berjalan cepat dan optimal, serta keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga. Saat ini 85% perjalanan kereta telah pulih dan berjalan normal.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas banjir yang terjadi di Jawa Tengah karena berdampak pada keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi, khususnya operasional kereta api. Untuk itu, siang ini saya melihat langsung beberapa titik jalur kereta api yang masih tergenang. Beberapa langkah sudah dilakukan dan masih akan dilakukan penanganan lanjutan,” ujar Menhub Dudy.

Kemenhub, melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, sejak awal kejadian telah melakukan koordinasi intensif dengan PT KAI, BMKG, pemerintah daerah, serta aparat setempat. Keputusan teknis operasional diambil secara cepat dan terukur tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Saat ini jalur kereta api yang terdampak banjir sudah dapat dilalui dengan pengaturan khusus. Pembatasan kecepatan diterapkan dengan maksimal 40 km/jam pada jalur hulu dan 30 km/jam pada jalur hilir sebagai langkah preventif.

“Demi keselamatan, kami telah melakukan pembatasan kecepatan di jalur yang masih ada genangan air. Oleh karena itu, memang masih ada keterlambatan perjalanan dikarenakan pengurangan kecepatan kereta ini. Akan tetapi, saat ini berdasarkan data KAI, 85% perjalanan kereta telah pulih dan berjalan normal. Sementara 15% lainnya masih ada keterlambatan,” jelas Menhub Dudy.

Baca Juga:  Indonesia Masuk Peringkat 5 Besar Dunia dalam Program Vaksinasi

Sementara itu, Direktur Utama PT. KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa sejak tanggal 16 hingga 19 Januari 2026, terdapat dua titik utama yang terdampak genangan air di wilayah Pekalongan. Dampak tersebut menyebabkan 124 perjalanan kereta api penumpang terpaksa dibatalkan.

“KAI memberlakukan pengembalian bea tiket 100 persen bagi seluruh pelanggan terdampak pembatalan, dengan batas waktu pengajuan hingga tujuh hari. Saat ini, proses refund telah berjalan dan dimanfaatkan oleh pelanggan,” jelas Bobby.

Selain refund, PT. KAI juga melakukan service recovery bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan perjalanan, serta operation recovery untuk memulihkan keandalan prasarana.

Dalam penanganan darurat, PT. KAI telah melakukan peninggian jalur rel setinggi 23 sentimeter dan akan melanjutkan pekerjaan penguatan prasarana dengan rencana peninggian hingga maksimal 50 sentimeter sepanjang kurang lebih 600 meter, termasuk penyesuaian struktur jembatan dan emplasemen yang sebelumnya teridentifikasi mengalami cekungan.

Kemenhub akan terus melakukan monitoring intensif 24 jam terhadap kondisi jalur rel dan cuaca. Tim prasarana dan sarana perkeretaapian juga dikerahkan untuk menurunkan air dan membersihkan material banjir di jalur rel. Pemerikaaan juga dilakukan secara menyeluruh terhadap konstruksi rel, bantalan, dan jembatan.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026
IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?
Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran
Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove
TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia
Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:34 WIB

IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:05 WIB

Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:22 WIB

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan

Berita Terbaru

Kantor Kejaksaan Agung (Ist)

Opini

Di Balik Jatuhnya Sang Jaksa dan Berkas yang Membeku

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:43 WIB

Ratusan massa saat membakar sebuah gedung saat aksi kerusuhan di Agustus 2025 (Foto: Ist)

Headline

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:12 WIB