Sosialisasi PMBG Sambil Bukber di Masjid Besar Al-Muhajirin, Keterbatasan Dapur MBG Masih Jadi Kendala

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENPASAR, Mediakarya – Kehadiran Anggota DPR RI Komisi IX, Tuti Kusuma Wardhani, SE., MM., M.Kes di Masjid Besar Al-Muhajirin, Kampung Bugis, Kepaon, Kota Denpasar yakni, dalam rangka melaksanakan sosialisasi terkait Program Makan Gizi Gratis (PMBG), Minggu (15/3/2026).

“Kegiatan sosialisasi PMBG yang dilaksanakan ini bertepatan dengan acara berbuka puasa, dan sekaligus bisa berbagi PMBG kepada saudara muslim di Masjid Besar Al-Muhajirin,” kata Tuti Kusuma Wardhani.

Lanjutnya, sosialisasi PMBG merupakan program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto. Karena dibalik program PMBG ini ada nilai manfaat buat masyarakat.

Sebagai pelaksana dari PMBG tentunya punya kewajiban untuk terus mensosilisasikan kepada masyarakat.

“Soal sukses dan tidaknya PMBG ini tergantung kepada masyarakat yakni, sejauh mana ikut mengawal PMBG ini agar kedepanya lebih efektif, transparan, dan tetap sasaran,” terangnya.

Tuti Kusuma Wardhani menyampaikan, agar semua lapisan masyarakat bisa sepenuhnya tersentuh PMBG, maka dimasing-masih wilayah seperti desa adat/kelurahan harus ada dapur MBG untuk bisa memaksimalkan PMBG ini.

Baca Juga:  Makan di Sekolah: Antara Hak Konstitusional, Virtual Account, dan Portal yang Tertutup

“Kalau wilayah padat penduduk seperti di wilayah Desa Pemogan kalau bisa dapur MBG harus lebih dari satu,” ucapnya.

Dijelaskan, selama ini penyaluran MBG belum sepenuhnya bisa menyentuh keseluruhan lapisan masyarakat. Itu dikarenakan dapur MBG masih terbatas keberadaannya.

“Maka dari itu, kami dari DPR RI terus dengan gencar terus mensosialisasikan PMBG. Ini program pemerintah pusat kedepannya harus bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Ditambahkan, selama melaksanakan sosialisasi PMBG di wilayah Provinsi Bali, harusnya dibutuhkan 350 titik dapur MBG atau lebih. Karena selama sosialisasi PMBG baru dilayani 147 dapur, dan itupun masih kurang.

Agar sepenuhnya bisa berjalan PMBG ini tentu dibutuhkan dukungan masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengawal.

“Semoga kedepannya PMBG menjadi program prioritas untuk bisa sepenuhnya kebutuhan pokok masyarakat lewat makanan sehat bergizi,” pungkasnya. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kasus Food Tray Sukabumi, Kuasa Hukum dr. Silvi Sebut Dakwaan Jaksa Kabur dan Masuk Ranah Perdata
Aero Astra Akademia Institute Perkuat Pendidikan Vokasi Lampung dengan Teaching Factory Hotel, Cafe, dan Aero Coffee
Berkat Koster Masalah Sampah Mulai Teratasi, TPA Suwung Jadi Warisan Sejak 1984
Pengusaha Muda Oki Fahreza, Resmi Jadi Pembina IKAPPI Provinsi Bali
Ade Jaro Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Daniel Muttaqien Sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Sukabumi Raya Desak Ungkap Dalang Intelektual
Dugaan Jual Beli Proyek Pokir DPRD Sukabumi, Aliansi Pemuda Soroti Pengadaan Stiker PBI Rp750 Juta
KNPI Kabupaten Sukabumi Desak DLH Sidak SPPG, Soroti Dugaan Tak Miliki IPAL dan Ancaman Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:40 WIB

Kasus Food Tray Sukabumi, Kuasa Hukum dr. Silvi Sebut Dakwaan Jaksa Kabur dan Masuk Ranah Perdata

Senin, 27 April 2026 - 12:26 WIB

Aero Astra Akademia Institute Perkuat Pendidikan Vokasi Lampung dengan Teaching Factory Hotel, Cafe, dan Aero Coffee

Senin, 13 April 2026 - 18:34 WIB

Berkat Koster Masalah Sampah Mulai Teratasi, TPA Suwung Jadi Warisan Sejak 1984

Sabtu, 4 April 2026 - 19:49 WIB

Pengusaha Muda Oki Fahreza, Resmi Jadi Pembina IKAPPI Provinsi Bali

Jumat, 3 April 2026 - 14:56 WIB

Ade Jaro Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Daniel Muttaqien Sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB