SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL, Ini Kata BPKN

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Prof. Dr. H. Muhammad Mufti Mubarok. (Foto: dok.Mediakarya)

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Prof. Dr. H. Muhammad Mufti Mubarok. (Foto: dok.Mediakarya)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Prof. Dr. H. Muhammad Mufti Mubarok, kembali soroti dapure SPPG yang mengabaikan fasilitas pendukung seperti Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Hal ini terjadi di SPPG Pekayon Jaya yang baru membuat IPAL setelah beroperasi lebih dari 8 bulan lalu. Diketahui SPPG Polri tersebut telah beroperasi sejak November 2025 lalu.

Menurut Mufti Mubarok, lalainya SPPG walaupun milik Polri, dengan tidak membangun IPAL sejak awal merupakan suatu pelanggaran dan harus mendapat peringatan bahkan sanksi.

“Karena menyangkut tadi nyawa keselamatan, keamanan dan sebagaimana anak-anak kita ini kan juga bergantung dari situ kalau IPAL kemudian tidak diperhatikan ya nanti dampaknya akan cukup besar itu terhadap kesehatan,” ujar Mufti Mubarok saat diwawancarai Mediakarya, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga:  Sekda Supian Suri Hadiri HUT Gereja HKI Depok, Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi Antar Umat Beragama

Kembali Mufti Mubarok menambahkan bahwa pembangunan IPAL yang saat ini sedang dilakukan SPPG Polri Pekayon Jaya sudah sangat terlambat, karena telah lama beroperasi.

“Sangat terlambat sekali karena persyaratan itu kan harus di awal semua tidak boleh ada yang tidak ada ijinnya, semua wajib,” tegasnya.

Sekedar informasi, SPPG Polri Pekayon Jaya yang berlokasi di jalan Pulo Ribung Raya, Bekasi Selatan telah beroperasi pada November 2025 yang melayani setidaknya 3000 penerima manfaat. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua BPKN Soroti Insiden Maut Mobil MBG di Bekasi Timur, Minta Kepala BGN Evaluasi Total
Anggota DPRD Gerindra Jember Merokok dan Main Game di Ruang Sidang, Majelis Kehormatan Partai Hanya Beri Saksi Teguran
SPPG Yang Mobilnya Tabrak Warga Hingga Tewas Ternyata Banyak Masalah
Patroli Brimob Polda Metro Jaya Amankan 4 Remaja dan Miras Saat Patroli Malam
Antisipasi Lonjakan Penumpang Pada Libur Panjang, Polisi Perkuat Pengaman Dermaga
Polemik AMPG Memanas, Said Aldi Dituding Tak Paham Mekanisme Organisasi
ITPLN Bekali 108 Mahasiswa dengan Kontrak Ikatan Kerja PLN, Siap Cetak Pemimpin Energi Masa Depan
Amin Rais Bongkar Sosok di Balik Terhambatnya Komunikasi Sejumlah Menteri dengan Presiden
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:13 WIB

SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL, Ini Kata BPKN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:57 WIB

Ketua BPKN Soroti Insiden Maut Mobil MBG di Bekasi Timur, Minta Kepala BGN Evaluasi Total

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:26 WIB

Anggota DPRD Gerindra Jember Merokok dan Main Game di Ruang Sidang, Majelis Kehormatan Partai Hanya Beri Saksi Teguran

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:54 WIB

SPPG Yang Mobilnya Tabrak Warga Hingga Tewas Ternyata Banyak Masalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:02 WIB

Patroli Brimob Polda Metro Jaya Amankan 4 Remaja dan Miras Saat Patroli Malam

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi (Foto: Irannews)

Headline

Menlu Iran Sebut Selat Hormuz Tetutup Hanya untuk Kapal Musuh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:26 WIB

Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi. (Ist)

Headline

Cybercrime Global dan Masa Depan Keamanan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:00 WIB