Amin Rais Bongkar Sosok di Balik Terhambatnya Komunikasi Sejumlah Menteri dengan Presiden

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Ketua MPR RI Amin Rais (Foto: Ist)

Mantan Ketua MPR RI Amin Rais (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Jagat media baru-baru ini dihebohkan dengan pernyataan mantan Ketua MPR RI Amin Rais mengungkap adanya hambatan komunikasi  yang dialami oleh sejumlah jajaran menteri koordinator (menko) saat ingin berkoordinasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

Mantan Ketua Umim sekaligus Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut bahwa sosok di balik terhambatnya komunikasi antara jajaran Kabinet Indonesia Maju (KIM) dengan Presiden Prabowo adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pernyataan ini segera memicu gelombang spekulasi mengenai siapa sosok menteri yang merasa “terisolasi” dan bagaimana peran orang-orang terdekat presiden dalam mengatur arus pertemuan di Istana.

Mengutip laman Suara.com, dalam sebuah forum resmi pada Musyawarah Nasional Partai Ummat yang diselenggarakan di Yogyakarta, Sabtu (2/5/2026), Amien Rais secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan keluhan langsung dari salah satu menteri koordinator.

Berdasarkan penuturan Amien, akses untuk bertatap muka dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut diduga sangat dibatasi oleh protokol ketat yang dikelola oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Amien menceritakan bagaimana seorang menko merasa frustrasi karena upayanya untuk bertemu Presiden Prabowo kerap menemui jalan buntu.

Menurutnya, jadwal pertemuan tersebut harus melewati penyaringan ketat yang dipimpin oleh Teddy. Dalam kesempatan itu, Amien menirukan keluhan sang menteri dengan mengatakan: “Menko itu cerita, ‘Mas Amin, saya itu kadang-kadang mau ketemu presiden tidak bisa karena kata Teddy tidak ada waktu atau belum ada waktu.’”

Pernyataan Amien Rais ini tidak hanya menjadi konsumsi berita, tetapi juga memantik “permainan tebak-tebakan” di ruang digital dan kalangan pengamat politik.

Publik mulai membedah daftar tujuh menteri koordinator yang saat ini menjabat dalam Kabinet Merah Putih. Di barisan tersebut terdapat nama-nama besar seperti Yusril Ihza Mahendra, Airlangga Hartarto, hingga Muhaimin Iskandar.

Baca Juga:  TNI AU Sebut 2 Pesawat Super Tucano Dalam Kondisi Siap Terbang

Namun, sorotan tajam justru mengarah pada menteri koordinator yang memiliki rekam jejak kedekatan historis dengan Amien Rais

Sosok Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menjadi nama yang paling santer disebut-sebut oleh publik sebagai menteri yang dimaksud oleh Amien.

Dasar spekulasi ini cukup kuat mengingat hubungan keduanya yang sudah terjalin lama di Partai Amanat Nasional (PAN). Zulhas dikenal sebagai junior politik Amien Rais sebelum akhirnya jalur politik mereka sempat bersimpangan.

Kedekatan personal dan latar belakang yang sama ini membuat banyak pihak berasumsi bahwa Zulhas adalah sosok yang paling mungkin menyampaikan “curhat” politik kepada Amien. Meski demikian, hingga saat ini, klaim tersebut masih bersifat spekulatif dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak menteri yang bersangkutan.

Perlu dicatat bahwa di tengah hiruk-pikuk isu ini, perhatian pemerintah juga sedang terbagi pada berbagai program strategis. Salah satu isu yang sempat mencuat bersamaan adalah saat Prabowo Sebut Anak Orang Kaya Tidak Wajib Ikut Program MBG, yang menunjukkan fokus presiden pada efisiensi program nasional.

Namun, isu hambatan birokrasi di internal kabinet tetap menjadi bola panas yang terus bergulir.

Berbagai pihak yang berafiliasi dengan komunikasi pemerintah segera memberikan respons keras. Salah satunya datang dari Pelaksana Tugas III Badan Komunikasi Republik Indonesia, Kurnia Ramadhana.

Dalam sebuah diskusi di program Satu Meja The Forum Kompas TV pada Rabu (6/5/2026), Kurnia secara terbuka menyayangkan pernyataan Amien yang dinilai tidak memiliki etika komunikasi publik yang baik.

Kurnia bahkan menceritakan keterkejutannya saat pertama kali melihat video pernyataan tersebut, hingga sempat menduga bahwa rekaman itu adalah hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ini Baru Keren, Iran Berhasil Kembangkan Kapal Selam Fatah di Tengah Sanksi Embargo
Puluhan Kontraktor Tuntut Jaya Ancol Bayar Utang Proyek Rp7,5 Miliar
Kaukus Ekonom Pancasila Serahkan Draft RUU Perekonomian Nasional kepada Kepala Staf Kepresidenan
SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL
PSI Terancam Pecah, Mantan Kader Mulai Buka-Bukaan
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Tindakan Represif TNI Usir Penonton Film “Pesta Babi”
Proyek IKN di Kaltim Terancam Mangkrak, Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Negara
Hizbullah: Medan Tempur akan Dijadikan Neraka Bagi Tentara Zionis
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:54 WIB

Amin Rais Bongkar Sosok di Balik Terhambatnya Komunikasi Sejumlah Menteri dengan Presiden

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:59 WIB

Ini Baru Keren, Iran Berhasil Kembangkan Kapal Selam Fatah di Tengah Sanksi Embargo

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:11 WIB

Puluhan Kontraktor Tuntut Jaya Ancol Bayar Utang Proyek Rp7,5 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:42 WIB

Kaukus Ekonom Pancasila Serahkan Draft RUU Perekonomian Nasional kepada Kepala Staf Kepresidenan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:17 WIB

SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL

Berita Terbaru