Home / DKI

Pras: Usia 500 Tahun Jakarta, Momentum Memperkuat Pondasi Pembangunan yang Beroientasi Pada Kesejahteraan Masyarakat

- Editor

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prasetyo Edi Marsudi (tengah)

Prasetyo Edi Marsudi (tengah)

JAKARTA, Mediakarya–Tahun 2027 mendatang Kota Jakarta akan berusia 500 tahun. Menjelang lima abad Jakarta, Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014–2024, Prasetyo Edi Marsudi, mempunyai sejumlah catatan dan pandangannya mengenai arah pembangunan Jakarta ke depan.

Menurut pria yang akrab disapa Pras ini usia 500 tahun bukan sekadar perayaan sejarah Jakarta, melainkan momentum untuk memperkuat pondasi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Menurut Pras Jakarta telah mengalami kemajuan signifikan, namun masih memiliki sejumlah tantangan yang harus diselesaikan untuk mewujudkan kota global yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Yang pertama soal pembangunan manusia sebagai Fondasi Kemajuan Jakarta. Ini nggak bisa cuma diukur dari infrastruktur dan gedung pencakar langit. Tapi bagaimana kualitas sumber data manusianya,” ujarnya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).

Karena itu, selama 10 tahun menjabat Ketua DPRD ia mendukung program prioritas DKI pada layanan pendidikan dan kesehatan juga memperketat pengawasan pelaksanaan program.

Kemudian, pengembangan transportasi publik sebagai solusi kemacetan Jakarta. Pras sapaan karibnya menilai, penguatan integrasi antar moda sudah mulai berjalan.

“Sebab saya percaya kalau ini sudah optimal baik semua nggak ada lagi yang mau pakai kendaraan pribadinya. Semuanya naik transportasi umum,” terangnya.

Selanjutnya, Pras menilai normalisasi sungai perlu terus dilakukan sebagai solusi pengendali banjir. Ia mengakui selama 10 tahun perjalanannya sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta belum sukses menuntaskan masalah tersebut.

“Tapi saya lihat Mas Pram (Gubernur DKI Jakarta) concern sekali dan titik-titik banjir kita bisa lihat sudah mulai berkurang. Intinya penataan kawasan bantaran perlu terus dilakukan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan lingkungan,” tegasnya.

Baca Juga:  Mulai dari IPO Hingga Cakupan Layanan 100 Persen, Pras All Out Wujudkan Target-Target PAM JAYA

Menurut Pras saat ini Pemprov DKI Jakarta juga perlu menambahkan skala prioritas yang fokus pada lingkungan hidup sebagai kota global.Jakarta harus tumbuh sebagai kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penambahan ruang terbuka hijau, pengendalian polusi udara, serta pengelolaan sampah yang modern harus menjadi agenda utama.

“Kalau pemerintah sudah seperti itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan perlu terus ditingkatkan melalui edukasi dan partisipasi yang aktif,” ungkapnya.

Terakhir, Pras juga menyebut tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif. Sebab di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, sudah seharusnya pemerintahan berjalan dengan profesional, transparan, dan akuntabel. Transparansi di DPRD DKI Jakarta, dikatakannya sudah berlangsung saat ia menjabat mulai tahun 2015.

“Dan saya yakin di kepemimpinan Mas Pram dan Pak Ketua DPRD yang baru ini transparansi dan akuntabilitas dapat semakin optimal dan dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan efisien,” ungkapnya.

Menutup refleksinya, Prasetyo Edi Marsudi menegaskan bahwa usia 500 tahun bukan sekadar perayaan sejarah Jakarta, melainkan momentum untuk memperkuat pondasi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Jakarta pada masa depan akan ditentukan oleh kemampuan seluruh elemen dalam membangun kota yang maju, inklusif, berkelanjutan, dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warganya.(dri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Blusukan di Ancol, Pansus RA-PTSL Matangkan Redistribusi Tanah Warga
Pejuang Putra FC Runner UP di Gatet Cup 2026, Kalah Adu Pinalti Bukan Kalah Kualitas
Abu Vulkanik Sampai Jakarta, Warga Tak Perlu Cemas Soal Kualitas Air PAM JAYA
AHY Cup 2026: Paja One Juara, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Peringati HUT ke-25, Demokrat Jakarta Gelar AHY Cup 2026
Satpol PP Jaktim Ungkap Pedagang Ikan Kooperatif Saat Direlokasi ke Lokbin Kramat Jati
Kodam Jaya Kembali Kirim Bantuan Gempa NTT Gelombang Kedua
Kerja Bakti Bersih Sampah Kali Baru, Walikota Munjirin Bakal OTT Warga yang Buang Sampah ke Kali

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Blusukan di Ancol, Pansus RA-PTSL Matangkan Redistribusi Tanah Warga

Selasa, 8 September 2026 - 15:52 WIB

Pejuang Putra FC Runner UP di Gatet Cup 2026, Kalah Adu Pinalti Bukan Kalah Kualitas

Senin, 7 September 2026 - 20:09 WIB

Abu Vulkanik Sampai Jakarta, Warga Tak Perlu Cemas Soal Kualitas Air PAM JAYA

Minggu, 6 September 2026 - 22:46 WIB

AHY Cup 2026: Paja One Juara, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14 WIB

Peringati HUT ke-25, Demokrat Jakarta Gelar AHY Cup 2026

Berita Terbaru

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Ekonomi & Bisnis

DPR Dukung Pelarangan Penggunaaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 04:46 WIB