25 Petugas Perlintasan Sebidang Selesaikan Diklat, Antisipasi Kecelakaan Kereta di Perlintasan

- Editor

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perlintasan sebidang Jalan Ampera Bekasi Timur

Perlintasan sebidang Jalan Ampera Bekasi Timur

KOTA BEKASI, Mediakarya – Pasca tragedi Stasiun Bekasi Timur, yang diduga sebabkan taksi mogok di perlintasan Jln Ampera, Bekasi Timur, kini sebanyak 25 penjaga perlintasan (PJL) kereta api di Kota Bekasi resmi menuntaskan pendidikan dan pelatihan (diklat) yang diselenggarakan PT KA Properti Manajemen, Selasa (7/0726).

“Alhamdulillah, Jumat lalu telah dilakukan penutupan pendidikan dan pelatihan bagi petugas penjaga perlintasan kereta api,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar ketika di konfirmasi awak media.

Menurut Zeno, uji kompetensi digelar pada awal pekan ini sebagai bagian dari proses sertifikasi.

“Hari ini dilakukan uji kompetensi di balai perkeretaapian stasiun,” katanya.

Ia berharap para petugas yang telah mengikuti pelatihan dan mengantongi sertifikat kompetensi mampu meningkatkan keamanan serta keselamatan di perlintasan sebidang.

Baca Juga:  Pokja Wartawan Setu Minta SMKN 1 Setu Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

“Mereka diharapkan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga meminimalkan risiko kecelakaan bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan,” tambahnya.

Fokus pada Dua Perlintasan Rawan

Pengelolaan perlintasan sebidang menjadi perhatian serius setelah kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur beberapa waktu lalu. Dua titik yang kini menjadi fokus adalah perlintasan Ampera atau JPL 86 dan perlintasan Bulak Kapal atau JPL 87.

Berdasarkan informasi yang diterima, JPL 86 ampera akan dikelola langsung oleh PT KAI. Sementara itu, JPL 87 Bulak Kapal berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Bekasi melalui Dishub.

“Untuk JPL 87 akan dikendalikan Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan,” jelas Zeno.(Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra
Bongkar Mushola di Tanah Negara, Camat Medansatria Dinilai Sengaja Ciptakan Konflik dengan Warganya
Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali
Dorong Ekonomi Warga, Pemkab Nias Selatan Salurkan 121 Ekor Bibit Babi Kepala Kelompok Tani
Keturunan Faciako Wau Gelar Pemugaran dan Pemindahan Makam di Bawomataluo
Percasi Nias Selatan Sukses Gelar Cup I, Cetak Atlet Catur Bermental Sportif
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Bongkar Mushola di Tanah Negara, Camat Medansatria Dinilai Sengaja Ciptakan Konflik dengan Warganya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Dorong Ekonomi Warga, Pemkab Nias Selatan Salurkan 121 Ekor Bibit Babi Kepala Kelompok Tani

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Keturunan Faciako Wau Gelar Pemugaran dan Pemindahan Makam di Bawomataluo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Percasi Nias Selatan Sukses Gelar Cup I, Cetak Atlet Catur Bermental Sportif

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Banyak Pemimpin Sering Berlaku Arogan?

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:44 WIB