Ratusan Kader Senior Parpol di Jabar Bergabung ke PSI, Ketua Bappilu Sebut Partainya Sangat Terbuka

- Editor

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Partai Solideritas Indonesia (Foto: Ist)

Logo Partai Solideritas Indonesia (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Badan Pemengan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solideritas Indonesia (PSI) Jawa Barat menyambut baik rencana ratusan tokoh dan kader muda sejumlah partai politik untuk bergabung ke PSI.

Ketua Bappilu DPW PSI Jawa Barat Novan Andri Purwansjah, mengungkapkan bahwa PSI merupakan “Partai Super Terbuka” yang menerima seluruh komponen, termasuk kader dari partai lain, dan sejumlah tokoh nasional yang ingin bergabung bersama partai yang diketuai Kaesang Pengarep itu.

Novan menegaskan bahwa PSI bukan partai milik kelompok atau segelintir orang, melainkan wadah inklusif di mana “semua orang diterima dan menjadi pemegang saham”.

Oleh karenanya, Novan menyebut banyak kader dari partai lain sudah bergabung dan angkanya terus bertambah seiring pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa di Jawa Barat.

Novan mengaku bahwa pihaknya terus menantikan dan dengan tangan terbuka menunggu bergabungnya tokoh-tokoh lain, termasuk figur besar yang memiliki pengaruh di panggung politik nasional.

“Prinsipnya PSI sebagai partai terbuka, kami menerima siapapun yang akan bergabung ke PSI untuk membesarkan partai,” ujar Novan dalam keterangannya kepada Mediakarya, Jumat (10/7/2026).

Novan menilai dinamika partai politik, dimana anggotanya keluar dan masuk di partai lain sudah menjadi hal yang biasa. Namun demikian ia mmeminta agar setiap calon anggota yang akan bergabung ke PSI dipastikan yang memiliki keinginan untuk membesarkan partai.

“Kami di PSI berharap jika memang ada elemen masyarakat yang ingin bergabung dengan PSI, harus betul-betul orang yang bersedia membesarkan partai ke depan dalam menghadapi tahun politik di 2029 nanti, yang tahapannya akan di mulai di tahun 2027,” tegas Novan.

Baca Juga:  Manusia Tertolol di Dunia?

Menurut Novan, meski saat ini PSI sebagai partai non parlemen di DPR, namun dia optimis pada Pileg tahun 2029 mendatang partai berlambang kepala Gajah ini akan menjadi partai yang memiliki keterwakilan duduk di kirsi DPR RI,

Tentunya hal ini sedang dilakukan dengan kerja-kerja partai yang telah dibangun untuk pembentukan infrastruktur di tingkat bawah, seperti DPC tingkat kecamatan dan DPRt di tingkat kelurah.

“Dan kami saat ini juga solid terkontrol mulai dari DPP, DPW, DPD, DPC sampai tingkat desa kelurahan bahkan akan kami bangun sampai tingkat RW/RT serta di tingkat TPS jelang Pemilu 2029,” jelasnya.

Novan menambahkan, khadiran Presiden ke 7 Joko Widodo diharapkan akan menambah semangat dan motivasi kerja partai di tingkat provinsi Jawa Barat hingga tingkat kabupaten kota, kecamatan bahkan Desa dan Kelurahan.

Sebelumnya, ratusan kader muda dan sejumlah tokoh senior Partai Golkar Jawa Barat dikabarkan bakal berpindah ke Partai Solideritas Indonesia (PSI).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Mediakarya.id, bahwa rencana “bedol desa” kader partai berlambang pohon beringin ke partai yang digawangi Kaesang Pengarep itu dipicu adanya konflik internal.

Mereka memprotes atas kebijakan Ketua DPD Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin lantaran mengangkat sejumlah pengurus DPD Golkar Jawa Barat tidak berdasarkan rekam jejak pengabdian, kontribusi nyata terhadap partai.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum
Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi
Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci
IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Banyak Pemimpin Sering Berlaku Arogan?

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:44 WIB