Jejak Properti: Siapa Tan Kian, Mengapa Namanya Muncul, Apa Keterkaitannya dengan Perkara Ini?

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tan Kian (Foto: Ist)

Tan Kian (Foto: Ist)

Oleh: Dr. Adi Supato

Saat sorotan publik tertuju pada penetapan tersangka mantan pejabat tinggi Kejagung, muncul nama lain yang tak asing dalam peta keuangan gelap negara: Tan Kian, taipan properti yang kini dipanggil dan diamankan kepolisian sebagai saksi. Kehadirannya bukan sekadar nama baru, melainkan kunci untuk memahami aliran dana yang kini sedang dibongkar.

Siapa Tan Kian? Ia adalah pendiri Dua Mutiara Group, yang kini beroperasi dengan nama Century Properties Group Indonesia. Perusahaan ini dikenal sebagai boutique developer, pengembang eksklusif yang hanya membangun properti premium di kawasan strategis seperti Mega Kuningan dan koridor Sudirman. Portofolionya meliputi Pacific Place, JW Marriott, The Ritz‑Carlton, Millennium Centennial Center, Sahid Sudirman Center, hingga kawasan Millennium City di Parung Panjang dan vila resor di Bintan.

Jejak yang Terulang: Kasus ASABRI

Nama Tan Kian sudah lama tercatat dalam catatan penegak hukum. Kejaksaan Agung pernah secara resmi mengaitkan namanya dengan dugaan peran dalam dua periode kasus korupsi PT ASABRI: 1995–2000 dan 2012–2019. Penegak hukum kala itu menemukan dugaan kuat: ia berperan sebagai penyedia aset properti yang berfungsi sebagai sarana pencucian uang hasil penyimpangan dana tersebut.

Muncul Kembali dan Keterkaitan dengan Perkara Saat Ini
Kini nama itu muncul lagi. Polda Metro Jaya membenarkan Tan Kian diamankan dan diperiksa sebagai salah satu dari 15 saksi sejauh ini.

Baca Juga:  Gibran di Arena KTT G-20: Adakah Dialog

Terkait hal ini, Febrie Adriansyah, yang kini menjadi tersangka utama, menyatakan secara terbuka:
“Alat bukti semua ada, tinggal dicek keterlibatannya. Proses eksekusi aset tanah milik Tan Kian masih berjalan di Kejagung, dan tidak ada fakta hukum yang bisa dihapus.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa jejak lama belum selesai, dan kini disambungkan ke dalam penyidikan baru yang melibatkan juga Don Ritto, pihak swasta yang ditetapkan sebagai tersangka kedua dalam perkara ini. Meski belum ada rincian resmi hubungan langsung antara Tan Kian dan Don Ritto, keduanya kini berada dalam satu lingkaran pemeriksaan yang sama.

Status & Pengawasan

Sampai saat ini status Tan Kian tetap saksi, bukan tersangka. Belum ada penetapan hukum yang menyatakan ia bersalah. Proses ini juga diawasi langsung oleh Komisi III DPR yang telah membentuk Panitia Kerja khusus, dengan jaminan bahwa penanganan berfokus pada oknum individu, tanpa menimbulkan friksi antarlembaga.

Kemunculan nama ini menegaskan satu hal penting: korupsi besar tidak bekerja sendirian di birokrasi. Ia selalu berpasangan dengan jalur bisnis yang mampu menyembunyikan jejak. Saat seluruh fakta terkuak nanti, kita akan melihat bagaimana aliran dana bergerak dari kas negara, berubah wujud menjadi aset mewah, dan menyambungkan berbagai pihak yang selama ini tampak terpisah.

Penulis: Analis Hukum dan Pakar Komunikasi Publik

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Alat kekuasaan dan Sampah Negara: Sebuah Telaah Kritis atas Turbulensi Penegakkan Hukum
Kartini, Perempuan yang Mengajarkan Bangsanya Bermimpi
Geledahan Lokasi Terkait Jampidsus: Tanggapan Resmi, Fakta Pengamanan, dan Ujian Sistemik
Raja Juli Antoni, Seteru Anies Baswedan Masuk Radar KPK
Membaca Jejak Penyidikan Tiga Klaster Tipikor BUMN oleh Kortastipidkor Polri dari Awal hingga Pengadilan
Statistikulasi & Cerita Produksi Beras Indonesia yang “Wow”
Meteor Besar Segera Jatuh ke Bumi Nusantara?
Survei IndexMundi Dirilis Tahun 2015 dengan 10 Cacat Metodologis
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:05 WIB

Jejak Properti: Siapa Tan Kian, Mengapa Namanya Muncul, Apa Keterkaitannya dengan Perkara Ini?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:12 WIB

Alat kekuasaan dan Sampah Negara: Sebuah Telaah Kritis atas Turbulensi Penegakkan Hukum

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02 WIB

Kartini, Perempuan yang Mengajarkan Bangsanya Bermimpi

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:02 WIB

Geledahan Lokasi Terkait Jampidsus: Tanggapan Resmi, Fakta Pengamanan, dan Ujian Sistemik

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:09 WIB

Raja Juli Antoni, Seteru Anies Baswedan Masuk Radar KPK

Berita Terbaru

Jampidsus Febrie Adriansyah saat memberikan keterangan pers. (Ist)

Hukum

IPW Apresiasi Mundurnya Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Minggu, 12 Jul 2026 - 07:15 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:52 WIB