Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

- Editor

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Jakarta, Mediakarya.id Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budhi Utama mengungkapkan instruksi khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto agar instansinya memperketat pengawasan di wilayah perbatasan dan pesisir guna mencegah masuknya barang-barang ilegal dan terlarang.

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat memanggil Djaka ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/9) sore.

Djaka tiba di istana mengenakan seragam dinas fokus pengawasan memberantas penyelundupan terlarang.

“dipanggil disuruh memperketat perbatasan wilayah pesisir, narkoba, balpres dan sebagainya yang bentuknya terlarang” kata djaka kepada awak media.

Baca Juga:  Kementerian BUMN Tunjuk Jasa Raharja untuk Fasilitasi Mudik Gratis 2022

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah penebalan pengamanan di sepanjang perairan Selat Malaka dengan mengoptimalkan pangkalan sarana operasi dan ratusan kapal patroli yang tersedia.

“Di sepanjang laut Selat Malaka kan kita ada pangkalan sarana operasi kan, di situ kita ada beberapa, ada sekitar hampir seratus lebih kapal ya, nanti kita akan, akan berdayakan semua,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi
Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud
Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan
Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah
Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi
RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan
Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:25 WIB

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 06:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan

Kamis, 24 September 2026 - 15:31 WIB

Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah

Kamis, 24 September 2026 - 10:30 WIB

Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi

Berita Terbaru

Daerah

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:07 WIB