Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Insan Media, Jaga Jakarta, Jaga Indonesia

- Editor

Jumat, 25 September 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coffee Morning Pangdam Jaya bersama insan media bertema “Satu Narasi, Satu Pengabdian: Mengawal Jakarta, Menjaga Indonesia” di Lapangan Tembak Falatehan, Makodam Jaya, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Coffee Morning Pangdam Jaya bersama insan media bertema “Satu Narasi, Satu Pengabdian: Mengawal Jakarta, Menjaga Indonesia” di Lapangan Tembak Falatehan, Makodam Jaya, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

JAKARTA, Mediakarya  – Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan kehadiran TNI di tengah masyarakat harus terus diperkuat untuk menjaga keamanan, memberikan rasa aman, sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di wilayah Jakarta.

Penegasan itu disampaikan Deddy dalam Coffee Morning Pangdam Jaya bersama insan media bertema “Satu Narasi, Satu Pengabdian: Mengawal Jakarta, Menjaga Indonesia” di Lapangan Tembak Falatehan, Makodam Jaya, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI, media, pemerintah, serta masyarakat.

Deddy mengatakan keberadaan prajurit tidak boleh hanya terlihat ketika terjadi persoalan keamanan. Menurut dia, TNI harus hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat melalui pembinaan, komunikasi, pengawasan, serta berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.

“Intinya adalah kehadiran. TNI harus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” tegasnya.

Ia menjelaskan Kodam Jaya secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat di lingkungan tempat prajurit bertugas.

“Kegiatan-kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat. Banyak hal penting yang kami lakukan, termasuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan akses dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Deddy, Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan, perekonomian, dan aktivitas politik nasional. Kondisi tersebut membuat keberadaan TNI di wilayah Jakarta memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif.

“Jakarta merupakan pusat pemerintahan, pusat ekonomi, sekaligus pusat berbagai kegiatan politik. Karena itu, keberadaan TNI juga memiliki peran yang jelas, terutama dalam membantu masyarakat yang berada di sekitar wilayah kegiatan,” tuturnya.

Baca Juga:  Mendagri Minta Pemda Segera Bantu Masyarakat Terdampak Inflasi

Kehadiran TNI, lanjut dia, juga diwujudkan melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan lingkungan masyarakat. Kodam Jaya antara lain melakukan penataan lingkungan, pengelolaan air, serta kegiatan yang mendukung kelestarian lingkungan.

“Ada berbagai kegiatan yang kami lakukan, mulai dari penataan lingkungan, pengelolaan air, hingga kegiatan untuk menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Deddy menambahkan pembinaan secara langsung menjadi salah satu cara prajurit memahami kondisi di lapangan sekaligus mengidentifikasi potensi persoalan sejak dini. Karena itu, pengawasan dan pengecekan secara berkala terus dilakukan di berbagai wilayah.

“Pembinaan menjadi bagian penting. Di berbagai tempat, kami terus melakukan pengawasan, pembinaan, serta pengecekan secara langsung,” jelasnya.

Ia mengatakan pola tersebut penting agar TNI tidak hanya mengetahui persoalan masyarakat dari laporan, tetapi juga dapat melihat langsung kondisi yang terjadi dan menentukan bentuk dukungan yang dibutuhkan.

“Intinya, pembinaan ini dilakukan untuk melihat apa yang dapat kita lakukan dan apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” katanya.

Pangdam Jaya berharap keterlibatan TNI yang semakin dekat dengan masyarakat dapat memperkuat kepercayaan sekaligus membangun sinergi dalam menjaga Jakarta. Menurut dia, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan kerja sama dan sinergi seluruh pihak, berbagai tantangan dapat dihadapi dengan baik. Mudah-mudahan seluruh kegiatan yang kita laksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Eng)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi
Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud
Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan
Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah
Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi
RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan
Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:21 WIB

Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Insan Media, Jaga Jakarta, Jaga Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 07:25 WIB

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 06:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan

Kamis, 24 September 2026 - 15:31 WIB

Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah

Berita Terbaru

Daerah

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:07 WIB