Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang: Kader Lakukan Dukungan Dini Terhadap Capres Bukan Banteng, Tapi Celeng

- Penulis

Minggu, 10 Oktober 2021 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo (Foto; net)

Ganjar Pranowo (Foto; net)

JAKARTA, Mediakarya – Ketua DPP PDIP Pemenangan Pemilu yang juga merangkap Ketua DPD Jateng, Bambang Wuryanto mengatakan, seluruh kader PDIP adalah barisan yang diperintah, termasuk yang melakukan dukungan dini terhadap capres disebutkan bukan banteng melainkan celeng.

“Jadi, siapa pun yang merasa jadi barisan, harus berada di barisan, barisan yang diperintah, karena PDIP itu adalah barisan yang mendapat perintah,” kata Bambang.

Ia menegaskan, bahwa oknum kader PDIP yang telah mendeklarasikan capres melalui arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, telah keluar barisan.

“Untuk itu, pimpinan dari oknum tersebut harus diberikan sanksi,” ujarnya.

“Jadi, apapun alasan itu yang deklarasi kalau diluar barisan, ya celeng, bukan banteng,” paparnya.

Dirinya tidak mempermasalahkan jika dianggap keras. Menurutnya, kader itu harus tahu bagaimana tegak lurus terhadap arahan Ketua Umum.

Sebagaimana diberitakan detik.com, DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purwerojo mendeklarasikan diri siap mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024.

Sementara itu, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan, partai akan menjatuhkan sanksi bagi kader yang mendukung atau didukung dalam pilpres 2024 sebelum Ketua Umum memutuskan calonnya.

Baca Juga:  Relawan KawanJuang GP Yakin Ganjar Pranowo Bisa Bawa Perubahan

Sementara itu, terkait hasil survei terbaru yang menunjukkan tren elektabilitas Ganjar Pranowo naik tajam untuk Pilpres 2024, Bambang Wuryanto mengingatkan fakta survei Ganjar di Pilgub 2013 yang jeblok, namun jutsru malah keluar sebagai pemenang.

“Dibanding hasil survei Mei 2021, dukungan untuk Ganjar pada September 2021 dalam simulasi 3 nama menguat dari 25,5% menjadi 29,3%. Anies sedikit naik dari 23,5% menjadi 25%. Sedangkan Prabowo cenderung melemah dari 34,1% menjadi 30,8%,” kata Direktur Survei SMRC, Deni Irvani.

Kemudian di survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research yang dirilis pada Jumat (8/10) menunjukkan nama Ganjar Pranowo berada di posisi teratas survei capres. Ganjar menempati urutan pertama survei indEX Research dengan skor 17,5 persen. Prabowo Subianto menyusul diurutan kedua dengan skor 17,1 persen. Sedangkan diposisi ketiga ditempati Ridwan Kamil dengan skor 13,8 persen. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hanya Dinikmati Segelintir Pejabat, IAW Ungkap Potret Buram Pengelolaan Migas Kota Bekasi
Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban
Eks Kacab Bank Pembobol Rekening Nasabah Divonis Penjara, Pakar Audit: Hati-Hati Kelola Uang
Menuju Indonesia Emas, Ribuan Siswa Aceh Utara Nikmati Program MBG
Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global
Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman
Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:33 WIB

Hanya Dinikmati Segelintir Pejabat, IAW Ungkap Potret Buram Pengelolaan Migas Kota Bekasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:19 WIB

Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:43 WIB

Eks Kacab Bank Pembobol Rekening Nasabah Divonis Penjara, Pakar Audit: Hati-Hati Kelola Uang

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:31 WIB

Menuju Indonesia Emas, Ribuan Siswa Aceh Utara Nikmati Program MBG

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:09 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman

Berita Terbaru