Kapolri Tegaskan Penangkapan Jenderal Penyadap Bukan Persaingan,Tapi Murni Penegakan Hukum

- Editor

Kamis, 5 November 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat memberikan keterangan persnya Kamis (5/11/2026)

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat memberikan keterangan persnya Kamis (5/11/2026)

JAKARTA, Mediakarya – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto akhirnya buka suara terkait penangkapan beberapa Perwira Tinggi (Pati) Polri yang diduga terlibat dalam kasus penyadapan.

Dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Rabu (5/11/2026), Kapolri Suyudi menegaskan penangkapan tersebut harus menjadi pelajaran untuk seluruh anggota Polri, dan tidak ada kaitannya dengan persaingan apapun.

“Dinamika pekerjaan dan tugas kami di Kepolisian Republik Indonesia tentunya sangat dinamis, banyak tantangan, terutama apa yang terjadi di belakangan ini yang terkait dengan adanya penangkapan terhadap beberapa Pati Polri yang terkait dengan kasus penyadapan yang saat ini sedang kita tangani dan ini perlu menjadi pelajaran untuk kita semua,” ujar Kapolri Suyudi dalam pernyataan persnya.

Kapolri menegaskan, Polri tetap solid dan tetap menjadi sandaran masyarakat di tengah guncangan kasus penyadapan yang menyeret para jenderal tersebut.

“Kami ingin Polri tetap solid, tetap menjadi sandaran masyarakat dan kami yakin bahwa saat ini Polri sangat solid,” tegas Suyudi.

Baca Juga:  Anggota DPR: Kasus Nurhayati Peringatan Bagi Polri Tegakkan Keadilan

Ia memerintahkan seluruh anggota di seluruh wilayah Indonesia untuk tetap bekerja dengan baik, melaksanakan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), senantiasa bersama masyarakat.

“Untuk seluruh anggota di seluruh wilayah Indonesia untuk tetap bekerja dengan baik melaksanakan tugas-tugas memelihara kamtibmas, senantiasa bersama masyarakat sesuai dengan slogan kami, slogan kita semua yaitu polisi bersama masyarakat,” ujarnya.

Kapolri Suyudi membantah keras anggapan bahwa penangkapan para Pati Polri tersebut terkait dengan persaingan internal, faksi, atau dendam politik.

Ia menegaskan, langkah yang diambil Polri adalah murni dalam bentuk penegakan hukum, demi kebaikan institusi Polri yang dicintai.

“Dan kami yakinkan ini semua adalah murni dalam bentuk penegakan hukum, tidak ada kaitannya dengan persaingan atau apapun, tapi ini murni untuk kebaikan, kebaikan institusi Polri yang kita cintai dalam rangka memberikan pelayanan dan pengayoman pada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Suyudi. (Egy)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

IPPS Desak Polri Segera Umumkan Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol Yang Terseret Kasus Penyadapan Presiden
SBY Geram, Ada Mantan Presiden Jadi Hantu Demokrasi, Prof. Didik: Usut Agen dan Prinsipal Penyadapan
Mubahalah Habib Rizieq Mulai Bekerja! Satu Per Satu Pelaku KM 50 Dijatuhkan Allah
LPKAN: Negara Hukum Tidak Boleh Dikendalikan Kekuasaan, Polri Bukan Alat Kelompok
Jangan Berhenti di Polri, LI-PTK Desak Prabowo Copot Menteri KMP Afiliasi Geng Solo
Sekjen PDIP Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi, Penyadapan Presiden Prabowo Itu Pelanggaran HAM Berat dan Makar
Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!
Belasan Jenderal Polisi Diperkirakan Bakal Jadi Tersangka dalam Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:55 WIB

Kapolri Tegaskan Penangkapan Jenderal Penyadap Bukan Persaingan,Tapi Murni Penegakan Hukum

Kamis, 5 November 2026 - 18:29 WIB

IPPS Desak Polri Segera Umumkan Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol Yang Terseret Kasus Penyadapan Presiden

Kamis, 5 November 2026 - 08:16 WIB

Mubahalah Habib Rizieq Mulai Bekerja! Satu Per Satu Pelaku KM 50 Dijatuhkan Allah

Rabu, 4 November 2026 - 17:38 WIB

LPKAN: Negara Hukum Tidak Boleh Dikendalikan Kekuasaan, Polri Bukan Alat Kelompok

Rabu, 4 November 2026 - 12:11 WIB

Jangan Berhenti di Polri, LI-PTK Desak Prabowo Copot Menteri KMP Afiliasi Geng Solo

Berita Terbaru