Rimata Training Center Gelar Pelatihan Hipnosis untuk Bidan

- Editor

Senin, 11 Oktober 2021 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mediakarya – Proses kehamilan dan persalinan bukanlah hal yang sulit, sakit dan menakutkan. Untuk menyamakan persepsi tersebut, Rimata Training Center mengundang puluhan bidan dari Bekasi, Kerawang, dan Purwakarta untuk mengikuti pelatihan selama tiga hari, 8-10 Oktober 2021, di Hotel Ayola, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Azima Rais, S.Si.T,M. M.Kes.CHT,CI. Owner Rimata Group sekaligus praktisi pendidikan kesehatan mengatakan, konsep pelatihan Rimata Training Center terdiri dari teori dan praktek yang membahas khusus tentang Hipnosis pada hari pertama, lalu Hipnosis dalam pelayanan kebidanan di hari kedua, dan hari terakhir mengulas faktor pendukung pelayanan kebidanan dengan hypnosis.

“Hipnosis itu pemberdayaan pikiran bawah sadar dengan cara mengistirahatkan pikiran sadarnya. Hipnosis yg paling dasar adalah relaksasi. Jadi yang dibutuhkan adalah bagaimana dia rileks dan bisa menerima dengan tenang kehamilannya,” jelas Azima.

Menurutnya, banyak sekali pasangan muda yang saat ini terkontaminasi pemikiran bahwa hamil dan persalinan itu sulit, sakit dan menakutkan. Dan untuk mengubah paradigma tersebut, dirinya memperkenalkan metode persalinan dengan hypnosoft birthing atau teknik melahirkan dengan rasa nyaman, tenang, bahagia dan penuh cinta.

Azima sendiri sangat merasakan pentingnya metode Hipnosis dalam proses kehamilan dan persalinan. Dia mengakui bahwa dirinya menjadi praktisi Hipnosis lantaran saat itu dia pernah melahirkan di usia kepala empat dengan operasi caesar.

“Sebagai tenaga kesehatan ada bantahan dari dalam diri sendiri, ‘kenapa saya tidak bisa memberdayakan diri. Saya ini tenaga kesehatan tapi kenapa gak mampu’. Akhirnya saya mendalami tentang Hipnosis dan mempraktekkannya ke pasien-pasien agar bisa dengan nyaman, tenang, dan bahagia dengan kehamilannya,” tutur wanita berlatar belakang bidan ini.

Azima memang sangat aktif memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan khususnya untuk pemberdayaan perempuan. Dia dengan Rimata Training Center-nya yang sudah berjalan sejak tahun 2013 tak hanya memberikan pelatihan untuk bidan. Kelas pelatihannya banyak juga diikuti oleh dokter, perawat, dan masyarakat umum.

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI ke-77, Sekber WMO Gelar Festival Musik Anak Jalanan

“Karena memang jenis pelatihannya ada banyak. Untuk dokter biasanya ikut pelatihan menjadi terapis, dan kalau baby dan mom (ibu dan anak) banyak juga orang umum yang ikut,” tuturnya.

Hebatnya lagi, kelas pelatihan Rimata Training Center sudah terjadwal setiap akhir pekan dengan tempat yang berbeda-beda di beberapa daerah di Indonesia. “Alhamdulillah, Rimata khususnya saya, sudah mendapat undangan untuk mengajar di setiap wekend sampai Februari 2022, dan itu tanpa libur, kecuali tahun baru,” ungkapnya.

Tak hanya di bidang pelatihan, Azima selaku owner PT Rimata Restu Bumi juga memiliki bidang usaha lainnya seperti klinik umum dan bersalin, tour & travel, dan sebagainya.

“Jujur saya ingin membuka pola pikir teman-teman tenaga kesehatan khususnya bidan. Bahwa menjadi bidan itu bukan hanya urusan ‘nangkep kepala’ atau suntik KB. Tapi, bidan juga bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan sesuai passion-nya. Intinya bidan bisa juga menjadi entrepreneur,” paparnya.

Di setiap kelas pelatihannya, wanita yang menginspirasi dunia kesehatan ini kerap menekankan motto, ‘you are what you think”.

“Pada saat kamu berpikir sukses, maka kamu akan sukses. Pada saat kamu berpikir bisa, maka kamu akan bisa. Saya selalu bilang, bahwa kita memilih jadi manusia yang hanya menuh-menuhin dunia atau manusia yang bermanfaat untuk dunia? Jadi semua ada dalam pola pikir. Apapun yang kamu pikirkan itulah kamu,” imbuhnya. (Sgy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Masuk Radar Istana: Destry Damayanti dan Masa Depan Kemandirian Bank Indonesia
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Usung Tema “Bersatu, Berkarya, Membangun Negeri” Munas III PERJASI dan APTAKSINDO 2026 Siap Digelar 
Menemukan Ekonomi Patriotik Pembela Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Masuk Radar Istana: Destry Damayanti dan Masa Depan Kemandirian Bank Indonesia

Berita Terbaru

Endang Oktaviyanti (Makeup Artist Profesional dan Wartawan Senior)

Entertainment

Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:38 WIB