Manusia Silver Resahkan Pengguna Jalan

- Editor

Senin, 18 Oktober 2021 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah

Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah

KOTA BEKASI, Mediakarya – Keberadaan manusia silver yang berada di lampu merah di jalan Kota Bekasi, mulai meresahkan warga dan pengguna jalan. Keberadaan mereka pun minta ditertibkan karena dianggap mengganggu para pengguna jalan.

Suhardi, salah seorang pengguna jalan meminta adanya tindakan tegas dari aparat atau dinas terkait untuk menertibkan keberadaan mereka.

“Kalau dibilang mengganggu, ya mengganggu. Apalagi mereka kerap meminta sejumlah uang disetiap lampu merah,” keluh Suhardi, Senin (18/10/2021).

Menanggapi keluhan warga tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi, Abi Hurairah pun akhirnya angkat bicara.

Secara tegas ia mengatakan, pihaknya sebagai penegak Perda di Kota Bekasi sudah sering melakukan razia keberadaan manusia silver tersebut.

“Kami bersama stakeholder lainnya sudah sering melakukan razia terhadap mereka,” tegas Abi di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, bukan hanya manusia silver saja yang sering di razia oleh pihaknya, para pengamen jalanan hingga oknum yang membawa alat kemoceng untuk dijadikan alat membersihkan kendaraan di jalan pun tidak luput dari aksi razia tersebut.

Baca Juga:  Tidak Berhenti di Bupati Bekasi, NCW Bekasi Raya Bersumpah Penjarakan Pejabat Korup

“Bukan hanya manusia silver saja, para pengamen dan oknum yang menggunakan kemoceng dan kerap meminta sejumlah uang ke pengedara pun, sering kami razia dan diserahkan ke Rumah Singgah di wilayah Padurena untuk di data dan dibina,” tegas Abi.

Abi menuturkan, meskipun kerap terjaring razia, sebagian dari mereka tetap melakukan aksi serupa di jalanan Kota Bekasi.

“Untuk itu, kami menerapkan pembinaan yang ketat bagi mereka agar ada efek jeranya, dan melakukan patroli secara mobile oleh anggota Satpol PP Kota Bekasi yang ada di 12 Kecamatan,” tutupnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:34 WIB

Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB