KOTA BEKASI, Mediakarya – Sebagai wujud kebhinekaan di lingkungan sekolah, SMAN 8 Bekasi bangun Taman Payung.
Taman Payung yang diisi dengan beragam payung berwarna-warni tersebut, menjadi simbol kebersamaan antar sesama siswa SMAN 8 Bekasi yang memiliki latar belakang suku yang berbeda-beda.
“Taman Payung tersebut merupakan inisiatif saya selaku Kepala Sekolah dan sebagai simbol kebhinekaan,” ujar Kepala Sekolah SMAN 8 Bekasi, Dedi Supriadi, Jumat (22/10/2021).
Selain itu, kata Dedi, keberadaan Taman Payung tersebut juga untuk memberikan rasa nyaman kepada siswa saat mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sekolah.
“Saya mencoba menghadirkan suasana pembelajaran yang sedikit berbeda di lingkungan sekolah, agar siswa tidak merasa jenuh saat mengikuti PTMT-nya, karena SMAN 8 Bekasi sekolah ramah anak,” akunya.
Selain dihisasi dengan 100 payung berwarna-warni, tembok dan lantai di taman tersebut juga dihiasi dengan beragam cat berwarna-warni.
“Biar ga jenuh siswa belajarnya dan ada susana yang segar, namun tetap mengedepankan prokes dan tidak berkerumun,” pungkas Dedi. (apl)






