KOTA BEKASI, Mediakarya – Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, meminta kepada pemuda-pemudi Kota Bekasi untuk bisa menuangkan ide serta gagasan kreatifnya melalui Creative Center yang dimiliki Kota Bekasi.
Hal tersebut disampaikan langsung Wakil Wali Kota Bekasi saat menghadiri dialog interaktif dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 yang disiarkan secara langsung oleh Radio Republik Indonesia (RRI) di Gate 19 Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.
RRI Programa 3 (PRO 3) Nasional dan RRI NET bersama Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi mengundang 5 (lima) narasumber untuk mengisi program Dialog Interaktif tersebut, yakni Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, Wakil Ketua Penyelenggara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021, Dr. H. Amar Ahmad, M.Si selaku Sekretaris Deputi Pengembangan Pemuda pada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi, Mardani Ahmad, dan Mahasiswi berprestasi dari Universitas Islam 45 (Unisma) Kota Bekasi, Sarah Amalia.
“Pemerintah Kota Bekasi sangat mendukung pemuda-pemudi untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri yang dimiliki,” ujarnya.
“Untuk itu, kami sangat mendukung pemuda-pemudi Kota Bekasi untuk mengembangkan potensi diri. Kota Bekasi memiliki Creative Center yang dapat dimanfaatkan pemuda-pemudi untuk mengeluarkan atau mengimplementasikan ide-ide kreatif yang dimiliki,” sambungnya.
Selain itu, kata dia, Pemkot Bekasi pun tentunya akan memfasilitasi kegiatan-kegiatan positif yang diusung pemuda-pemudi Kota Bekasi.
“Seperti baru-baru ini, KNPI serta Karang Taruna berinisiatif untuk mendukung percepatan vaksinasi, maka Pemkot Bekasi melalui Dinkes memfasilitasi ketersediaan vaksinnya,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amar Ahmad sebagai perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menyampaikan, bahwa tentunya dalam momentum Hari Sumpah Pemuda Ke-93 harus mampu menjadi perekat antar satu dan lainnya sebagai satu bangsa serta bersama-sama bangkit melawan pandemi dan tidak menjadikan pandemi sebagai alasan untuk tidak mengembangkan diri karena Pemerintah Pusat akan selalu memperhatikan dan mendukung peran serta pemuda-pemudi.
“Pemuda-pemudi Indonesia adalah harapan besar untuk mewujudkan kemajuan bangsa. Akan tetapi tanpa komitmen bersatu, perpecahan akan timbul, terlebih lagi di masa pandemi ini, bukan berarti dapat melunturkan persatuan dan juga mengurangi semangat untuk terus berkreasi dan mengembangkan diri, sebaliknya di masa pandemi ini harus terus bersatu dan bangkit melawan konflik, kebencian dan keretakan,” pintanya tegas.
Ia juga menegaskan, bahwa Kemenpora akan terus mendukung aktifitas pengembangan diri yang positif.
“Justru kami berpesan kepada pemuda-pemudi untuk tidak mudah termakan provokasi yang dapat mengarah kepada perpecahan dan pemuda-pemudi masa kini harus menjadi role model yang baik bagi adik-adik penerus bangsa,” pesannya.
Sementara itu, Sarah Amalia, salah satu mahasiswi berprestasi asal Kota Bekasi juga berpesan kepada pemuda-pemudi untuk terus mengembangkan potensi diri dengan hal-hal yang positif, tidak mudah menyerah dan selalu percaya diri.
“Karena semakin kita mengembangkan diri, semakin kita unjuk kemampuan, akan semakin naik value diri kita sendiri, sehingga orang lain pun tidak mudah mengunder estimate serta skeptis akan kemampuan kita dan akan semakin banyak pengalaman yang didapat sehingga suatu saat, insya Allah kita akan menjadi bermanfaat bagi kemajuan bangsa,” tutupnya. (ADV)










