UPTD PALD Kota Bekasi Jadi Percontohan Sanitasi Terbaik

- Editor

Kamis, 18 November 2021 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Bekasi menghadiri giat Workshop Nasional Lesson Learned Pembentukan BLUD Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Launching BLUD PALD Kota Makassar dan Kota Bekasi di Kota Makassar.

Program USAID Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) adalah program berdurasi lima tahun delapan bulan yang dirancang untuk mendukung Pemerintah Indonesia (Kota Bekasi, Kota Makassar dan Kota Gresik) dalam meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi serta perbaikan perilaku hygiene bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di perkotaan.

Workshop BLUD ini melibatkan Kementerian Dalam Negeri Direktorat Bina Keuangan Daerah, Bappenas dan Kementerian PUPR Direktorat Sanitasi serta Wali Kota Makassar sebagai pemateri utama dan pembelajaran Teknik dari UPTD PALD Kota Bekasi dan contoh BLUD yang baik tentang pengelolaan persampahan dari BLUD persampahan Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muhammad Anshar mengatakan, bahwasannya Makassar memiliki visi dan misi, yaitu percepatan wujudkan Makassar yang sombre dan smart city dengan imunitas kuat untuk semua.

“Jadi, sangatlah jelas komitmen yang di buat oleh Pemerintah Kota Makassar,” jelasnya.

“Melihat dari visi misi Kota Makassar sangatlah berkaitan dengan giat pada hari ini. Masalah sanitasi adalah permasalahan yang harus Pemerintah selesaikan setiap tahunnya dan dengan hadirnya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Air dan Limbah Daerah (PALD) diharapkan dapat mengatasi permasalahan sanitasi yang dimana kalau berbicara sanitasi pasti akan bersangkutan dengan drainasenya, sampahnya, namun kali ini kita fokuskan air limbahnya,” sambung Anshar.

Baca Juga:  Petani Gagal Panen Akibat Pembangunan Tol Japek II

Belum banyak daerah yang pengelolaan air limbahnya berbentuk BLUD sehingga USAID IUWASH PLUS menginisiasi untuk memberikan pemahaman tentang BLUD, khususnya pada BLUD pengelolaan air limbah domestik.

Pada kesempatan hari ini juga Kota Bekasi menjadi salah satu Kota Percontohan pembelajaran pengolahan air limbah domestik dari dalam dan luar negeri karena UPTD PALD Kota Bekasi merupakan Instalasi Pengelola Air Limbah Domestik terbaik.

Kepala UPTD PALD Kota Bekasi, Andrea Sucipto menerangkan, Kota Bekasi yang memiliki luas wilayah sekitar 210 kilometer persegi dengan kurang lebih 3 juta jiwa, memiliki 99 persen sanitasi yang layak dan 6,14 persen sanitasi aman.

“Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, bahwa semua jenis air limbah domestik wajib dikelola oleh Pemerintah Daerah melalui operator yang ditunjuk yaitu UPTD PALD,” kata Andrea.

“Terciptanya BLUD PALD Kota Bekasi memiliki target penurunan jumlah pemberian subsidi APBD dari Pemerintah hingga 2025 sebesar 30 persen dari sebelumnya 75 persen dan peningkatan dalam jumlah pendapatan dari 25 persen menjadi 70 persen Perubahan yang signifikan tersebut merupakan tren positif bagi Pemerintah Kota Bekasi dimana BLUD PALD Kota Bekasi dapat menghemat APBD Kota Bekasi,” lanjut Andrea.

Untuk itu, ia menekankan, hal utama yang harus diperhatikan adalah bagaimana operator dapat menjalankan amanah Peraturan Daerah dengan mengelola air limbah domestik secara keseluruhan dengan fleksibilitas dalam rangka percepatan pencapaian akses pengelolaan yang berkelanjutan dan mandiri. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru

Endang Oktaviyanti (Makeup Artist Profesional dan Wartawan Senior)

Entertainment

Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:38 WIB