Laskar Ganjar-Puan Siap Menangkan Kader Terbaiknya Pada Pilpres 2024

- Editor

Jumat, 14 Januari 2022 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timur Malaka Kiemas. (Foto: dok youtube bisikmamu)

Timur Malaka Kiemas. (Foto: dok youtube bisikmamu)

JAKARTA, Mediakarya – Elektabilitas gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang terus melejit, membuat sejumlah aktivis mendorong agar politisi PDI-P itu dapat disandingkan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani pada Pilpres 2024 mendatang.

Ketua Umum Laskar Ganjar-Puan (LGP) Timur Malaka Kiemas mengatakan, respon publik agar kedua politisi PDI-P itu untuk dipasangkan pada suksesi kepemimpinan nasional pada Pilpres mendatang cukup tinggi.

“Kita ketahui bersama bahwa elektabilitas Pak Ganjar dari berbagai lembaga survei terpercaya masih tinggi. Sementara Ibu Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI dan merupakan perempuan pertama yang memimpin parlemen dan kinerjanya sudah bisa dirasakan. Kalau keduanya kita pasangkan di Pilpres 2024, kami optimis dapat diterima masyarakat dengan baik,” kata Timur kepada Mediakarya, Kamis (13/1/2022).

Timur menilai, Ganjar Pranowo merupakan representasi masyarakat Indonesia yang merakyat dan merupakan kader idiologis Soekarno, sedangkan Puan Maharani merupakan kader biologis dari bapak proklamator Indonesia.

Baca Juga:  Relawan Laskar Ganjar-Puan Terus Menggema

Timur mengatakan, beberapa kali PDIP sebagai pemenang pemilu, tapi belum pernah mengusung Capres dan Cawapres-nya dari kader sendiri.

“Pada Pilpres 2019 lalu, Prabowo-Sandi yang notabene keduanya merupakan dari Partai Gerindra. Tapi bisa percaya diri maju untuk bertarung. Apa salahnya bila PDIP sudah beberapa kali sebagai pemenang Pemilu dapat mengusung dua kader terbaiknya untuk bertarung pada Pilpres 2024 mendatang,” jelasnya.

“Oleh karenanya, begitu kita bentuk Laskar Ganjar-Puan, antusiasme masyarakat cukup bagus. Dan saat ini kami sudah memiliki 20 pengurus DPD tingkat provinsi dan 120 DPC tingkat kabupaten dan Kota yang tersebar di Indonesia. Dan ini akan terus bertambah,” pungkasnya.**

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat
Rektor Universitas Paramadina Tanggapi Usulan Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Selasa, 22 September 2026 - 22:48 WIB

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:07 WIB

Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB