Cegah Omicron Saat PTMT, Siswa SMPN 18 Bekasi di Swab

- Editor

Senin, 31 Januari 2022 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Salah seorang guru SMPN 18 Bekasi di swab sebagai langkah pencegahan terpaparnya Covid-19.

Caption : Salah seorang guru SMPN 18 Bekasi di swab sebagai langkah pencegahan terpaparnya Covid-19.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Cegah virus Covid-19 varian omicron masuk ke lingkungan sekolah saat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), siswa hingga tenaga pendidik dan kependidikan SMPN 18 Bekasi di swab.

Kepala SMPN 18 Bekasi Yudi Kahfiyudi menerangkan, swab yang dilakukan secara random kepada siswa beserta tenaga pendidik dan kependidikan tersebut, sebagai antisipasi menyebarnya virus omicron dI lingkungan sekolah.

“Kami tidak ingin mengganggu kenyamanan belajar siswa, untuk itu kami melakukan swab terhadap mereka,” ujar Yudi, Senin (31/1/2022).

Dengan melibatkan 5 tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, merupakan salah satu kegiatan dalam rangka tindakan pencegahan.

Baca Juga:  Politisi PDIP Dukung SE ASN Terapkan Pola Hidup Sederhana

“Kegiatan swabnya dilakukan dalam rangka pencegahan,” tambahnya.

Yudi menekankan, selain meningkatkan fasilitas kesehatan terhadap siswa saat pelaksanaan PTMT, dirinya juga tetap mengimbau kepada seluruh keluarga besar SMPN 18 Bekasi untuk tetap mematuhi prokes yang ada.

“Kami juga mengimbau kepada mereka untui selalu mematuhi prokesnya,” jelasnya menambahkan.

Sementara itu, salah seorang tenaga kesehatan mengungkapkan, untuk mendapatkan hasil swab tersebut, membutuhkan waktu sekitar 3-7 hari.

“Sekitar 3-7 hari, baru hasilnya bisa diketahui apakah ada yang terpapar virusnya atau tidak,” tutupnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB