Aksi Protes Ojol Berlanjut, Tuntut Keadilan Atas Kematian Affan Kurniawan

- Editor

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arianto, S.H., M.H., Ketua Umum Persatuan Ojek Online Seluruh Indonesia (POSINDO), dengan tegas menyampaikan rasa duka yang mendalam bagi para korban.

Arianto, S.H., M.H., Ketua Umum Persatuan Ojek Online Seluruh Indonesia (POSINDO), dengan tegas menyampaikan rasa duka yang mendalam bagi para korban.

 

JAKARTA,MediaKarya: Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas masih berjejer di Mako Brimob Kwitang dan sejumlah titik strategis lainnya, seperti Gedung DPR dan wilayah Slipi, untuk menuntut keadilan.

Malam ini, mereka bersatu menyuarakan protes atas insiden yang merenggut nyawa salah satu rekan mereka, yang diduga dilindas oleh oknum Brimob.

Aksi ini adalah wujud solidaritas dan tekad mereka yang tidak akan mundur.

Arianto, S.H., M.H., Ketua Umum Persatuan Ojek Online Seluruh Indonesia (POSINDO), dengan tegas menyampaikan rasa duka yang mendalam bagi para korban, baik yang meninggal, terluka, maupun yang ditahan oleh pihak kepolisian.

“Kami tidak akan tinggal diam sebelum tuntutan kami dikabulkan,” ujar Arianto, menegaskan sikapnya.

Ia menyatakan bahwa pihak Kepolisian Republik Indonesia harus bertanggung jawab penuh atas insiden yang disebutnya sebagai
“pembunuhan dengan sengaja” pada malam Jumat pekan lalu.

POSINDO secara resmi mengajukan enam tuntutan kepada kepolisian. Pertama, mereka menuntut agar pelaku penabrakan meminta maaf secara terbuka kepada keluarga korban dan seluruh paguyuban ojol, tanpa menutupi wajah.

Baca Juga:  Ribuan Ojol Lakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Mapolres Sukabumi Kota 

Hal ini bertujuan agar kasus dapat diawasi secara transparan dan mencegah kemungkinan pertukaran pelaku. Kedua, POSINDO meminta agar pelaku segera diproses hukum dan diberhentikan secara tidak hormat dari dinas kepolisian, disaksikan oleh seluruh paguyuban ojol.

Kemudian, ketiga, mereka menuntut pertanggungjawaban penuh dengan pemberian santunan serta menanggung seluruh biaya hidup dan pendidikan bagi istri dan anak-anak korban.

Lebih lanjut, Arianto menuntut dibentuknya tim pencari fakta yang melibatkan perwakilan ojol untuk menjamin proses hukum yang adil dan transparan.

Lantas selanjutnya, kelima, mereka meminta agar seluruh pengemudi ojol, pelajar, dan mahasiswa yang ditangkap pasca unjuk rasa segera dibebaskan, karena Arianto menilai tindakan kepolisian terlalu agresif.

Terakhir, mereka berharap adanya surat perdamaian resmi untuk mengakhiri kesalahpahaman yang terjadi antara polisi dan pihak ojol.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian. Namun, para pengemudi ojol bersumpah untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntutan mereka terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
KPK Ungap Dugaan Aliran Dana ke Menteri ATR/BPN, Posisi Nusron di Ujung Tanduk
IPW Desak Bareskrim Polri Usut Pelaku Pembubaran Jemaat GKPI di Tangerang
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 11:45 WIB

Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Rabu, 23 September 2026 - 09:17 WIB

KPK Ungap Dugaan Aliran Dana ke Menteri ATR/BPN, Posisi Nusron di Ujung Tanduk

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB