Aliansi BBM Desak Kadisnaker Kabupaten Bekasi Dicopot

- Editor

Kamis, 7 Oktober 2021 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Aliansi BBM, Suparno, saat orasi menyampaikan hasil audiensi dengan Skeda.

Koordinator Aliansi BBM, Suparno, saat orasi menyampaikan hasil audiensi dengan Skeda.

BEKASI, Mediakarya – Pencopotan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi Suhup menjadi salah satu tuntutan massa yang tergabung pada Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) hari ini, Rabu (6/10/2021).

Koordinator Aliansi BBM Suparno menilai kepala Disnaker patut diduga kurang bagus secara etika dalam penyampaian terhadap teman-teman buruh.

“Harus selalu ikuti aturan dia, seolah-olah dia penguasa Bekasi. Pada rapat-rapat di pemkab juga tidak pernah berubah,” kata dia kepada wartawan.

Menurut Parno. Seharusnya, sebagai kepala Dinas Tenaga Kerja menyikapi usulan buruh dengan bijaksana, bukan dengan memberi janji manis.

Sebagai koordinator Aliansi BBM. Salah satu yang disesalinya adalah rapat depekab yang dijanjikan membahas upah di atas upah minimum (UDUM), ternyata pada kenyataannya malah membahas hal lain.

Baca Juga:  Perubahan nama Jalan di DKI Tuai Polemik, Bamus Betawi Bakal Gruduk Gedung DPRD

“Soal pencopotan kadisnaker Sekda akan menyampaikan kepada bupati, bahkan bupati yang menyampaikan kepada sekda bahwa kadisnaker hampir terlibat perselisihan dengan Suparno,” katanya.

Tak sampai di situ, Aliansi BBM juga akan beraudiensi dengan DPRD Kabupaten Bekasi untuk membuat rekomendasi kepada Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan soal pencopotan kepala Disnaker.

Parno, sapaan akrabnya, juga mencatat bahwa selama pandemi covid-19 tak ada program kerja kepala Disnaker untuk melindungi kaum buruh atas dampak pandemi.

“Perda 06 juga tak ada perbup-nya. Seharusnya sebagai kepala Disnaker mengusulkan kepada bupati Bekasi. Bupati membuat Perbup atas usulan kadis,” katanya.

Dia meminta Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan segera mencopot kepala Dinas Tenaga Kerja sesegera mungkin. (Sgy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah
Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Berita Terbaru

Guruh Tirta Lunggana, putra mendiang Haji Lulung, resmi bergabung dengan PDIP dan menerima KTA di DPD PDIP DKI Jakarta pada Senin (5/10/2026).

DKI

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Okt 2026 - 18:32 WIB