Alumni BEM Seluruh Indonesia dan Aktivis Kampus Deklarasikan Pandawa Nusantara

- Penulis

Minggu, 29 Agustus 2021 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Eksponen Presiden Mahasiswa (Presma) dan Aktivis intra kampus yang pernah membentuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) dan BEM Nusantara di tahun 2000-an mendeklarasikan organisasi bernama Persaudaraan Aktivis dan Warga Nusantara (Pandawa Nusantara). Adapun pembentukan organisasi tersebut sekaligus penunjukan aklamasi Maman Abdurrahman sebagai Ketua Umum Pandawa Nusantara.

Acara deklarasi tersebut diawali dengan silaturahmi seluruh anggota Pandawa Nusantara di Aula Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu, (28/8/2021).

Saat acara deklarasi dan silaturahmi, Sekjen Pandawa Nusantara, Faisal Anwar memaparkan secara singkat mengenai visi misi dan latar belakang serta konsentrasi demokrasi dan ekonomi yang dianut oleh organisasi Pandawa Nusantara.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Pandawa Nusantara, Maman Abdurrahman dalam sambutannya mengatakan bahwa pembentukan organisasi tersebut dibentuk oleh sekitar 100 mantan anggota BEM di Jabodetabek. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI tersebut menekankan bahwa pembentukan organisasi tersebut haruslah mampu memberikan kemanfaatan pada bangsa Indonesia.

“Kehadiran Pandawa Nusantara ini dalam konteks kepentingan kelompok maupun pribadi harus mampu memberikan kemanfaatan buat kita semua,” kata Maman Abdurrahman.

Sementara itu, Sekjen Pandawa Nusantara, Faisal Anwar mengatakan implementasi dari visi, misi dan gagasan harus ditransformasikan dalam penguatan peran pemuda.

Baca Juga:  Anggota DPRD DKI Harap Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Aman

“Khususnya aktivis dan mantan aktivis kampus serta warga masyarakat dalam membangun ekosistem demokrasi sebagai pandangan dan tatanan kehidupan bersama dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara.” kata Faisal.

Setelah sambutan acara, Sekjen Pandawa Nusantara, Faisal Anwar  membacakan deklarasi pembentukan Pandawa Nusantara secara resmi. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan bendera pataka Pandawa Nusantara oleh Ketua Umum Pandawa Nusantara diikuti dengan perwakilan para anggotanya.

Untuk diketahui, Deklarasi tersebut diikuti oleh mantan alumni aktivis intra kampus yang terdiri dari sebanyak 22 kampus, yakni:

 

1 UNIV. TRISAKTI

2 UNIV TARUMA NEGARA

3 UIN SYARIF HIDAYATULLAH

4 INSTITUT PERGURUAN TINGGI ILMU AL-QURAN (PTIQ)

5 UNIV JAYABAYA

6 UNIV. MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA (UHAMKA)

7 UNIV. AL-AZHAR

8 PERBANAS INSTITUT

9 UNIV. MERCUBUANA

10 UNIV. BHAYANGKARA

11 UNIV. IBNU CHOLDUN

12 UMJ

13 STIE AHMAD DAHLAN

14 STIE TRISAKTI

15 BUDI LUHUR

16 UKRIDA

17 IISIP JAKARTA

18 UNIV NEGERI JAKARTA (UNJ)

19 UNIV. MOESTOPO BERAGAMA

20 INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)

21 SEKOLAH TINGGI TEKNIJK (STT PLN)

22 UPI BANDUNG. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pakar Komunikasi Kritisi Kesenjangan Alokasi Anggaran Media di Pemkot dan DPRD Kota Bekasi
Dittipideksus Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Ilegal
Uchok Sky Khadafi Kritik KPK soal Kasus Korupsi Blueray dan Bea Cukai, Desak Usut Seluruh Importir yang Terlibat
Pangdam Jaya Deddy Suryadi Beri Pembekalan Diklat SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026
Direktur SDR Kritik KPK Soal Kasus Blueray: Jangan Hanya Tangani Kasus Kecil
Pakar Komunikasi: Tri Adhianto Perlu Bangun Tim Komunikasi Publik yang Terintegrasi
Tersebar di Kalangan Media, KPK Diminta Dalami Dokumen Transaksi Atas Nama “Heri Setiyono”
Pangdam Jaya Tekankan Seleksi Transparan pada Sidang Parade Catar Akademi TNI 2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pakar Komunikasi Kritisi Kesenjangan Alokasi Anggaran Media di Pemkot dan DPRD Kota Bekasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:48 WIB

Dittipideksus Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Ilegal

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:33 WIB

Uchok Sky Khadafi Kritik KPK soal Kasus Korupsi Blueray dan Bea Cukai, Desak Usut Seluruh Importir yang Terlibat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:33 WIB

Pangdam Jaya Deddy Suryadi Beri Pembekalan Diklat SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:53 WIB

Direktur SDR Kritik KPK Soal Kasus Blueray: Jangan Hanya Tangani Kasus Kecil

Berita Terbaru