Anggota DPRD Kota Bekasi Kecam Oknum Ormas Penjual Daging Kurban ke Pemulung

- Penulis

Minggu, 8 Juni 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daging kurban yang dijual ke pemulung Rp15 ribu per Kantong.

Daging kurban yang dijual ke pemulung Rp15 ribu per Kantong.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Penjualan daging kurban seharga Rp15.000 per bungkus di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, diduga kuat dilakukan oleh oknum pengurus organisasi kemasyarakatan (ormas) atau perkumpulan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI).

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pelaku berinisial T dan merupakan pengurus IPI. “Iya, dia salah satu pengurus korwil (koordinator wilayah) IPI,” kata warga tersebut kepada Mediakarya, Ahad (8/6/2025).

 

Daging kurban yang dijual ke pemulung Rp15 ribu per Kantong.

Warga itu juga menunjukkan foto kupon daging kurban yang sempat viral di media sosial. Di kupon tersebut memang terdapat stempel IPI.

Dugaan itu juga diperkuat oleh pernyataan Anggota DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, dalam keterangan resmi melalui video. Redaksi mediakarya.id telah meminta izin kepada Sarwin untuk mengutip pernyataannya.

Baca Juga:  Reses di Sukapura, Neneng Ditodong Pembangunan Tanggul Hingga Kejelasan Program PTSL

Sarwin mengatakan, dirinya mendengar kejadian itu dari jaringan atau kadernya yang ada di masyarakat. “Langsung saya telpon pengurus dari IPI tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut, melalui video tersebut, Sarwin mengecam keras perbuatan yang telah dilakukan oleh oknum pengurus organisasi pemulung di Kecamatan Bantargebang tersebut.

“Ke depannya, kita harapkan harus ada evaluasi keberadaan IPI ini dan harus banyak dilibatkan peran masyarakat, khususnya masyarakat di Kecamatan Bantargebang. Karena saya mendapat info, bukan hanya dari kejadian ini saja, banyak kejadian-kejadian yang lain yang sudah disampaikan kepada saya,” paparnya tanpa menjelaskan kejadian lain yang dimaksud.

“Ke depannya jangan pernah menjual nama pemulung untuk kepentingan organisasi atau kepentingan pribadi yang dapat merugikan khususnya warga Kecamatan Bantargebang,” tutup Sarwin.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak IPI terkait dugaan keterlibatan oknum pengurusnya dalam penjualan daging kurban tersebut. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi
Anies Tak Pernah Jalan Mundur
Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren
Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk
Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Mewah MV Hondius Terinveksi Virus Mematikan
Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG
Wakapolri Minta, Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:56 WIB

Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Ist)

Headline

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper  (Foto: Ist)

Headline

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB