Pemilik Villa Umalas Signature Bali Diserang Anggota Laskar Bali, Diduga Suruhan WNA Rusia

- Penulis

Rabu, 25 Desember 2024 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Niko Kili Kili.

Niko Kili Kili.

 

BALI- MEDIAKARYA:  Terjadi penyerangan dari orang tak dikenal di sebuah villa di kawasan apartemen Umalas Signature Bali. Kejadian ini diduga pada hari Natal 25 Desember 2024.

Dari sebuah akun Tik Tok milik advokat Niko Kili Kili bermuatan tayangan ada pihak kepolisian dan korban serta diakhir ada terduga pelaku.

Niko Kili Kili kepada awak media menjelaskan bilamana penyerangan dilakukan diduga ada yang menyuruh salah seorang tersebut yang diketahui anggota ormas Laskar Bali.

Dalam video juga polisi dari Polda Bali menginisiasi penangkapan seorang terduga pelaku penyerangan karena ditemukan senjata tajam.

“Sangat miris di hari raya Natal yang” penuh hikmat ini di nodai dengan penyerangan ormas yang mengaku sebagai Laskar Bali dengan membawa senjata tajam di apartemen Umalas Signature pada pukul & pagi kami percaya Polda Bali akan menyelesaikan perkara ini,” sebut Niko Kili Kili yang juga merupakan pengacara Pegi Setiawan dalam kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Dikutip dari Tik Tok Niko, Rabu 25 Desember 2024.

Oleh karena demikian, pihaknya berharap Polda Bali dapat mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap pihak nya ini, yang tak lain pemilik villa yakni Budiman Tiandi. Villa itu diserang orang tak dikenal pada pagi hari. Diduga ada motif tersendiri yang belum bisa diketahui lebih lanjut.

Baca Juga:  Sengketa Lahan Di Bali, Niko Kilikili Minta Polisi Jangan Bertindak Represif

“Dengan bijaksana saya sebagai warga negara Indonesia berharap para pelaku segera di tangkap dan di proses sesuai dengan uu yang berlaku di negara RI saya juga berharap otak pelaku yang diduga WNA dari Rusia dan 2 oknum pengacara dari WNA ini tolong di periksa.”

Meskipun demikian, Niko Kili Kili akhirnya angkat bicara siapa sebenarnya yang dikira kira bertanggung jawab dibalik adanya penyerangan tersebut.

Niko menduga adanya suruhan dari WNA atau warga negara asing dari Rusia yang menjadi otak penyerangan tersebut.

“Otak pelaku diduga WNA Rusia bernama Stein dan Igor dan dua orang pengacara nya Richard dan Charles,” sebutnya.

Sementara itu pihak kepolisian dari Polda Bali terus mengusut peristiwa itu dengan temuan seorang tersangka agar kasus dapat diselesaikan secara hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

KPK Dituding Tebang Pilih Tangani Perkara Dugaan Suap di DJBC
Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru
Diduga Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA, Tindakan Silmy Karim Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Polda Jatim Terbitkan SP3 Terhadap Kasus yang Menimpa Yudi Utomo Imarjoko
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Petualangan Tiga Kepala BGN Ini Harus Berakhir di Jeruji Besi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:34 WIB

KPK Dituding Tebang Pilih Tangani Perkara Dugaan Suap di DJBC

Senin, 8 Juni 2026 - 09:33 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 08:03 WIB

Diduga Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA, Tindakan Silmy Karim Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih Komis Pemberantasan Korupsi (Foto: Istimewa)

Headline

KPK Dituding Tebang Pilih Tangani Perkara Dugaan Suap di DJBC

Selasa, 9 Jun 2026 - 07:34 WIB