APRINDO Siap Duduk Bersama Kemendag Bahas Persoalan Rafaksi Minyak Goreng

- Penulis

Rabu, 11 Oktober 2023 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua APRINDO Roy Nicholas Mandey.

Ketua APRINDO Roy Nicholas Mandey.

JAKARTA, Mediakarya – Asosiasi Perusahaan Ritel Indonesia (APRINDO) mendorong Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar segera menyelesaikan pembayaran rafaksi minyak goreng.

Ketua APRINDO Roy Nicholas Mandey mengaku prihatin hingga saat ini pembayaran rafaksi minyak goreng belum juga terealisasi. Padahal rafaksi ini merupakan fungsi yang diberikan oleh pemerintah kepada APRINDO untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat dengan harga minyak saat itu Rp14.000. Sementara, pembelian ritel Rp19.000, namun pihak pengusaha diperintahkan untuk menjual Rp14.000.

“Pada saat itu kita diberi tugas melalui Permendag 3 Tahun 2022. Dan saat itu pemerintah berjanji akan mengganti uang dari selisih harga pembelian. Nah kami semua peritel modern menjalankan perintah tersebut dengan ketulusan agar tidak ada gejolak. Tapi hingga saat ini kami sangat menyayangkan pemerintah, karena tidak kunjung membayar,” ujar Roy Nicholas Mandey kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/9/2023).

Kendala pembayaran rafaksi itu diduga karena adanya pergantian pimpinan di kementerian tersebut. Di mana saat itu perjanjian ditandatangani oleh Menteri Perdagangan (Mendag). Akibat adanya gejolak harga minyak goreng, presiden akhirnya melakukan reshuffle Mendag.  Padahal, kata Roy Mande, meski perjanjian itu sudah tidak berlaku lagi, tapi bukan berarti hutang tersebut tidak dibayar.

Baca Juga:  Respon Temuan BNN, BPKN RI Dukung Larangan Vape

“Karena di Permendag 3 dan Permendag 6 dituliskan bahwa peraturan yang berlaku sebelumnya tetap harus dipenuhi. Selain itu, kewajiban-kewajiban dari peraturan sebelumnya juga harus dipenuhi terlebih dahulu. Kami sangat prihatin terhadap sikap Kemendag yang merilis pembayaran. Padahal sebelumnya bahwa seluruhnya telah dihitung,” tandas Roy Mandey.

Namun demikian, kata Roy Mandey, pihaknya mengaku sangat mendukung bila APRINDO diajak duduk bersama guna mencari jalan keluar untuk membahas persoalan rafaksi pembayaran minyak goreng tersebut yang hampir 2 tahun ini belum ada penyelesaian.

“Ini sudah hampir dua tahun, APRINDO akan mengambil langkah-langkah tegas, karena Indonesia ini negara hukum, tentunya kami berharap agar hak-hak kami agar segera diselesaikan,” tegas Roy Mandey.

Roy Mandey juga menambahkan, terkait dengan ketersediaan harga kebutuhan pokok di ritel modern, diakuinya sangat kondusif dan diharapkan harga tetap terjaga.

“Karena kami memakai sistem inventery. Jadi setiap ritel modern itu ada distribusi center yang menyiapkan cadangan penjualan untuk 3 hingga 4 bulan ke depan. Dan kami tetap menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang,”  ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya
PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Rupiah Murah, Rasuah Meriah
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT
Presiden Prabowo Copot Tiga Pejabat Penting di BGN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:54 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:17 WIB

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:33 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:33 WIB

Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Berita Terbaru

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

Ekonomi & Bisnis

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:22 WIB