Home / DKI

Atasi Kelangkaan Gas Melon, Bang Kenneth Desak Pemprov DKI Gelar Operasi Pasar 

- Editor

Kamis, 6 Februari 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Meski Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mengizinkan pengecer menjual kembali gas elpiji 3 kg, namun sejumlah warga Jakarta masih mengeluhkan kelangkaan gas melon tersebut antaran pengecer atau warung-warung masih belum mendapatkan stok gas melon tersebut.

Terkait kondisi inj, anggota DPRD DKI Fraksi PDP Perjuangan (PDIP) , Hardiyanto Kenneth mendesak agar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta untuk segera menggelar operasi pasar, guna mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kg.

Menurut dia, operasi pasar tersebut harus secepatnya dilakukan sehingga kelangkaan gas elpiji 3 kg bisa segera dipulihkan.

“Mau sampai kapan rakyat disusahkan untuk dapat gas LPG 3 kg. Maka Disnakertransgi untuk segera melakukan operasi pasar,” tegas dia kepada wartawan, Kamis (6/2/2025).

Ia pun menduga, ada oknum nakal yang bermain, sehingga terjadi kelangkaan gas 3 kg. Padahal, sudah jelas Presiden Prabowo memerintahkan Menteri Bahlil untuk mengatasi persoalan gas melon ini.

Baca Juga:  Tujuh Fraksi Tidak Dukung Interpelasi, PDIP Ngaku Masih Sportif

“Ini sepertinya ada yang bermain oknum nakal, sehingga terjadi lagi kelangkaan gas di sejumlah pengecer di Jakarta,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, politisi dari Dapil 10 ini berujar, Pemprov DKI juga harus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang langkah pemerintah memulihkan stok gas LPG 3 kg, agar tidak terjadi ketakutan yang mengakibatkan terjadinya panic buying.

“Sehingga pasokan gas elpiji 3 kilogram ini bisa terjaga,” papar dia.

Politisi yang akrab disapa Bang Kent ini menegaskan, Pemerintah DKI harus hadir dalam menyelesaikan persoalan kelangkaan stok gas elpiji 3 kg ini, supaya masyarakat tak terus-terusan menjerit.

“Pemprov harus gerak cepat menyikapi kondisi yang saat ini terjadi,” pungkasnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Lantik Amos Hutauruk Cs, Munjirin Ajak Korps Alumni KNPI Jaktim Sinergi Bangun Jakarta
Perumda Dharma Jaya Kembangkan Kawasan Ciangir sebagai Pusat Penggemukan Sapi Terintegrasi
Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Pangkormar Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Jaga Stabilitas Jakarta
Kodam Jaya Pastikan Tak Ada Penggusuran di Jalan Kwini VIII, Lahan Negara untuk Rumah Susun Prajurit TNI AD
Tinjau Reservoir PAM JAYA, Komisi B Dukung Langkah PAM JAYA Tekan NRW
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Lantik Amos Hutauruk Cs, Munjirin Ajak Korps Alumni KNPI Jaktim Sinergi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:56 WIB

Perumda Dharma Jaya Kembangkan Kawasan Ciangir sebagai Pusat Penggemukan Sapi Terintegrasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Pangkormar Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Jaga Stabilitas Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:24 WIB

Kodam Jaya Pastikan Tak Ada Penggusuran di Jalan Kwini VIII, Lahan Negara untuk Rumah Susun Prajurit TNI AD

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:17 WIB

Tinjau Reservoir PAM JAYA, Komisi B Dukung Langkah PAM JAYA Tekan NRW

Berita Terbaru