Bioskop Dibuka Kembali, Kapasitas 50 Persen dan Prokes Ketat

- Penulis

Selasa, 21 September 2021 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali memberikan angin segar bagi dunia perfilman Indonesia.

Sandiaga menjelaskan, pada 16 September 2021 telah pemerintah memperbolehkan dibukanya bioskop untuk daerah Pulau Jawa dan Bali.

Meski pembukaan bioskop telah diberlakukan, namun disertai dengan beberapa syarat. Misalnya kapasitas maksimal 50 persen pada kota-kota (yang menerapkan PPKM) Level 3 dan Level 2. Kemudian penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Lebih lanjut, Kemenparekraf telah berkoordinasi dengan Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) untuk berkomitmen untuk menjalankan pembukaan bioskop sesuai protocol Kesehatan yang telah ditetapkan salah satunya adalah melalui pengguna PeduliLindungi dan beberapa persyaratan lainnya yang telah ditetapkan dalam Inmendagri No.42 tahun 2021.

Baca Juga:  Kemenparekraf dan Kadin Berkolaborasi Pulihkan Sektor Parekraf

“Pembukaan bioskop sebagai sebagai skema untuk membangkitkan industri kreatif film tanah air tentunya terdiri dari kolaborasi lintas, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing masing,” katanya dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (20/8/21).

Selanjutnya, kata Sandiaga, pada intinya tetap akan memastikan keamanan dan kesehatan para penonton di Indonesia. Hal ini guna agar produksi dan distribusi film Indonesia, serta ekosistem industri perfilman indonesia yang memasuki zaman emas sejak tahun 2018 dapat segera pulih.

“Komitmen yang diberikan tentunya berdasarkan pada harapan agar tenaga kerja yang berada di industri bioskop juga dapat bekerja kembali dan mulai menata agar industri film dapat segera bangkit di masa pandemi ini,” terangnya.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu
Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi
Produksi Sawit Nasional Meningkat, Kebutuhan Komponen Industri CPO Ikut Melonjak
Srikandi PLN EMI pada Hari Kartini 2026, Perkuat Peran Perempuan dalam Mendorong Keberlanjutan
Semen Merah Putih Pacu Inovasi Hijau dan Pemberdayaan SDM untuk Masa Depan Konstruksi Indonesia
Aliansi Masyarakat Tekstil Indonesia (AMTI) Dukung Penguatan Industri Tekstil Nasional
Advance Digital Jadi Produk Pilihan dalam Kegiatan Pelatihan Digital Marketing di Sukoharjo
Pengerukan RDMP Balikpapan: PT Anugerah Samudera Madanindo (ASM) Pastikan Kapal Beroperasi Tanpa Hambatan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:52 WIB

Produksi Sawit Nasional Meningkat, Kebutuhan Komponen Industri CPO Ikut Melonjak

Senin, 4 Mei 2026 - 17:51 WIB

Srikandi PLN EMI pada Hari Kartini 2026, Perkuat Peran Perempuan dalam Mendorong Keberlanjutan

Sabtu, 8 November 2025 - 20:56 WIB

Semen Merah Putih Pacu Inovasi Hijau dan Pemberdayaan SDM untuk Masa Depan Konstruksi Indonesia

Berita Terbaru