KOTA BEKASI, Mediakarya – SMAN 6 Bekasi resmi melantik Agen Anti Perundungan. Kegiatan peresmian tersebut secara resmi dilantik langsung oleh Kepala SMAN 6 Bekasi Waluyo, Senin (10/1/2022).
Kepala SMAN 6 Bekasi Waluyo menuturkan, Agen Anti Perundungan yang beranggotakan siswa SMAN 6 Bekasi tersebut memiliki tugas utama untuk menghentikan perundungan yang ada di lingkungan sekolah.
“Selain itu, mereka juga bertugas mensosialisasikan dan mengingatkan siswa lainnya terkait pencegahannya,” tegas Waluyo.
Lanjut Waluyo, selain itu, para agen perubahan tersebut juga bertugas untuk melakukan pencegahan tindakan Intoleransi, perundungan dan kekerasan seksual dimana belakangan ini banyak terjadi disekitar kita.
“Mereka juga menjalankan tugas dalam melakukan pencegahan tindakan intoleransi, perundungan dan tindakan kekerasan seksual,” ungkapnya.
Kegiatan peresmian Agen Anti Perundungan yang juga dibarengi dengan kegiatan Panen Karya Projek Sekolah Penggerak dimana menampilkan projek atau karya siswa kelas 10 kepada para orang tua siswa dan siswa, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kreatifitas siswa.
“Kegiatan ini juga dibarengi dengan kegiatan Panen Karya Projek Sekolah Penggerak yang didasari kepada profil pelajar Pancasila yang dilatarnelakangi kebhinekaan global, kreatif, mandiri, berpikir kritis, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah 3 Asep Sudarsono memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam hal mencegah aksi perundungan melalui penguatan karakter atau profil pelajar Pancasila di sekolah penggerak SMAN 6 Bekasi.
Ia menekankan, dengan dibentuknya Agen Anti Perundungan tersebut, mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk mengingatkan siswa satu dan lainnya agar bersama-sama mencegah hal tersebut di dalam lingkungan sekolah.
“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan SMAN 6 Bekasi dan saya berharap hal ini bisa ditularkan atau ditiru sekolah lainnya dalam mencegah perundungannya,” tandasnya. (apl)











