Dapat Nominasi Sebagai Pempimpin Terkorup, Jokowi: Yang Dikorupsi Apa?

- Penulis

Rabu, 1 Januari 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi bersama Kaesang Pengarep (Foto: Ist)

Jokowi bersama Kaesang Pengarep (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Lembaga independen, Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) memberikan predikat kepada Mantan Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo sebagai salah satu presiden terkorup di dunia.

OCCRP merupakan organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia. Lembaga independen yang berfokus terkait isu korupsi dunia. Dikutip dari situs resminya, OCCRP menobatkan sederet finalis yang masuk sebagai ‘Person Of the Year 2024 in Organized Crime and Corruption’. Salah satunya Jokowi.

Jokowi yang selama ini mencitrakan dirinya sebagai wajah ndeso, namun faktanya selama 10 tahun memimpin banyak diduga banyak menciptakan pundi-pundi keuangan bagi keluarganya.

Bahkan Jokowi dinobatkan sebagai presiden terkorup di dunia bersama 5 presiden di dunia, yaitu Bashar al-Assad, Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina.

Baca Juga:  Soal Panama Papers, Pendukung Jokowi Pernah Serang Prabowo Pada Pilpres 2019 Gunakan Data OCCRP

Sementara itu diktator Suriah, Bashar al-Assad yang digulingkan oleh kelompok militan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) pada awal Desember 2024 lalu. Menurut OCCRP, Bashar al-Assad keluar sebagai ‘pemenang’ nominasi kepala pemerintahan terkorup.

Menanggapi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) menobatkan dirinya sebagai pimpinan terkorup, Joko Widodo akhirnya angkat bicara.

“Terkorup? Terkorup apa? Yang dikorupsi apa?,” katanya Jokwi di Solo, Jawa Tengah, Selasa (30/12/2024)

Ia meminta pihak yang mengklaim pernyataan tersebut agar membuktikannya. “Ya dibuktikan, apa,” katanya.

“Sekarang kan banyak sekali fitnah, banyak sekali framing jahat, banyak sekali tuduhan-tuduhan tanpa ada bukti. Itu yang terjadi sekarang kan?,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Sejumlah Lapas Alami Over Kapasitas, LPKAN Ungkap 3 Ancaman Berbahaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:46 WIB

Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar

Berita Terbaru