DDI Minta untuk Waspada Aksi Radikal Jelang Natal dan Tahun Baru

- Penulis

Minggu, 17 Desember 2023 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Sekjen Pengurus Besar Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI) Suaib Tahir meminta untuk waspada terhadap aksi radikal menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

“Momentum perayaan nasional atau keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru, sayangnya seringkali dimanfaatkan untuk menyebarkan narasi intoleransi, bahkan mengarah pada aksi radikal terorisme,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan kelompok radikal menganggap bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru, bertentangan dengan ajaran agama, sehingga mereka merasa perlu untuk melakukan aksi teror demi menghentikannya.

“Kelompok yang terafiliasi dalam jaringan teror menganggap bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru adalah momentum yang paling baik untuk melakukan aksi. Itu dianggap sebagai waktu yang banyak orang sedang euforia dan intensitas penyelenggaraan kegiatan cukup tinggi,” ungkapnya.

Dia menegaskan sebagai warga negara yang menjunjung tinggi prinsip Bhinneka Tunggal Ika, sudah sewajarnya rakyat Indonesia untuk saling melindungi antarsesama.

“Karena musibah yang menimpa suatu kelompok masyarakat, walaupun memiliki keyakinan yang berbeda, sesungguhnya harus menjadi perhatian bagi kelompok masyarakat lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kemendikbud: Kurikulum Jadi Aspek Vokasi Responsif Terhadap Industri

Dia mengatakan Indonesia adalah negara yang menjamin kebebasan pada rakyatnya dalam menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang dianutnya. Sikap negara ini tentu menjadi tolok ukur bagi siapa pun yang berada di bawah naungan NKRI untuk memiliki posisi yang sama dalam melindungi keberagaman.

“Keberlangsungan perayaan skala nasional seperti Natal dan Tahun Baru sebenarnya menjadi ajang pembuktian masyarakat Indonesia dalam menjaga sesama anak bangsa,” ujarnya, dilansir dari antara.

Menurut dia, walaupun setiap pergantian tahun seringkali muncul propaganda kaum radikal yang menjurus pada aksi teror, tetapi masih ada kelompok yang moderat dan bahkan secara sukarela menjaga rumah ibadah dari kaum yang berbeda keyakinan dengannya. Sikap toleransi yang semacam ini tentu diharapkan timbul secara sadar dan mandiri agar kerukunan beragama tidak terancam oleh praktik intoleransi.

“Apa yang telah dilakukan oleh kelompok Islam moderat harus diapresiasi dan terus ditingkatkan intensitasnya. Bukan saja kepada umat Kristiani pada momentum Natal dan Tahun Baru, namun aksi solidaritas juga perlu dilakukan terhadap umat beragama lain di perayaan keagamaannya,” harapnya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dipeluk, Bukan Dipukul

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB