Deklarasi Pramono Anung dan Rano Karno, GMBI Tak Ingin Dipimpin Ridwan Kamil 

- Penulis

Sabtu, 23 November 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya – Relawan gerakan masyarakat bawah Indonesia (GMBI) siap memenangkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Pramono Anung-Rano Karno. GMBI tidak ingin Jakarta dipimpin Ridwan Kamil. 

“Sekarang ini banyak sekali terjadi persoalan kekerasan anak dan perempuan. Kami melihat bahwa Pramono Anung dan Rano Karno bisa membawa perubahan pada persoalan tersebut. Kami meyakini hal itu,” jelas Ketua DPP GMBI Teguh Wiguna saat deklarasi pasangan Pramono Anung dan Rano Karno di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (22/11/2024). 

Selain itu selama menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi, Pramono Anung memiliki kinerja yang bersih dari korupsi. 

“Bapak Pramono itu pemimpin yang bersih. Selama berada di bagian pemerintahan, beliau sangat patuh dengan aturan. Kami meyakini bahwa pasangan nomor urut 3 bisa mendapatkan hati di masyarakat dan kami butuh sosok seperti beliau untuk memimpin Jakarta,” ujarnya. 

Tak itu saja, menurutnya Pramono Anung dan Rano Karno sangat memahami akar permasalahan di Jakarta. 

Baca Juga:  Mantap! Jebolan SD Bisa Jadi PPSU, Syaratnya Semangat Dalam Bekerja

“Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno mengerti akar permasalahan terkait daerah di Jakarta, sehingga kami melihat pasangan ini bisa membawa perubahan dan bisa menyentuh sehingga masyarakat bawah untuk mendukung calon yang bersih dan amanah untuk membangun Jakarta,” lanjutnya. 

“Kami di GMBI tidak ingin Jakarta dipimpin oleh orang lain (Ridwan Kamil) selain Pramono Anung dan Rano Karno, ” tegas Ketua DPP GMBI Teguh Wiguna. 

Sementara itu, artis Cornelia Agatha selaku figur publik yang mengusung Pramono Anung dan Rano Karno mengatakan pasangan tersebut fokus pada perlindungan anak dan perempuan menjadi hal utama pada misi Pramono Anung dan Rano Karno, karena selama ini anak-anak, perempuan menjadi korban kekerasan dan tidak pernah lelah untuk memberikan edukasi, karena membangun awarness tidak cukup sebatas lingkungan tetapi harus dibangun sistem. 

“Jakarta menyala ketika perempuan dan anak diperhatikan, setelah berdiskusi dengan pasangan ini ternyata mereka sangat fokus pada persoalan anak dan perempuan,” tandasnya. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

LUME Resmi Dibuka di Swiss-Belresidences Kalibata, Sajikan Menu Asian Fusion
IPW Kecam Tindakan Sejumlah Prajurit TNI Diduga Datangi Dirkrimsus Polda Metro
IPW Dorong Panglima TNI Tarik Pasukan Penjaga Rumah Jampidsus
Penataan Setu Babakan, Mbak Yuke: Harus Tetap Berpihak Kepada Warga
Statistikulasi & Cerita Produksi Beras Indonesia yang “Wow”
Hari Kedua The 9th Intergovernmental Group og Exoert on Consumer Protection Law and Policy,  BPKN RI Sampaikan Sejumlah Poin Penting Tentang Perlindungan Konsumen
Antusiasme Tinggi Hingga Raih Penghargaan MURI, TP PKK DKI Jakarta Berhasil Selenggarakan Khitanan Massal
Kampung Hijau Literasi Cakung Barat Jadi Model Pembangunan Berbasis Kolaborasi Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:31 WIB

LUME Resmi Dibuka di Swiss-Belresidences Kalibata, Sajikan Menu Asian Fusion

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:56 WIB

IPW Dorong Panglima TNI Tarik Pasukan Penjaga Rumah Jampidsus

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:50 WIB

Penataan Setu Babakan, Mbak Yuke: Harus Tetap Berpihak Kepada Warga

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:39 WIB

Statistikulasi & Cerita Produksi Beras Indonesia yang “Wow”

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:32 WIB

Hari Kedua The 9th Intergovernmental Group og Exoert on Consumer Protection Law and Policy,  BPKN RI Sampaikan Sejumlah Poin Penting Tentang Perlindungan Konsumen

Berita Terbaru