Diduga Terlibat Sejumlah Kasus Korupsi, Massa Minta Kejari Bekasi Periksa Tri Adhianto

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puuhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Miskin Kota menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Bekasi di Jalan Veteran Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis 25 September 2025.

Puuhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Miskin Kota menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Bekasi di Jalan Veteran Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis 25 September 2025.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Puuhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Miskin Kota menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Bekasi di Jalan Veteran Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis 25 September 2025. Mereka mendesak segera tangkap dan adili Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

“Walikota diduga menjadi otak pelaku kasus pengadaan alat olahraga pada Dispora Kota Bekasi tahun 2024, kenapa sampai sekarang tidak diperiksa,” kata kordinator aksi, Abel, Kamis (25/9/2025).

Dia juga menyayangkan lambannya penanganan kasus yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi. Atas dasar itu, dia menjelaskan, tindakan ini bertentangan dengan agenda utama Presiden Prabowo terkait perang terhadap korupsi.

Baca Juga:  Ketua DPR RI: Peluncuran Tahapan Pemilu 2024 Bukti Tak Ada Penundaan

“Jangan hanya pelaksana yang ditahan, tapi otak pelakunya juga dong,” teriak Abel.

Tak berapa lama, massa pun bergerak menggunakan mobil pengeras suara. Sesampainya di depan tol Bekasi Barat massa membentangkan spanduk berukuran panjang berwarna hitam.

“Kami ingin tangkap Walikota Bekasi, atas perbuatannya,” kata Abel.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Riyan Anugerah menerima semua aspirasi para pengunjuk rasa. “Kami tampung semua aspirasi secara terbuka,” katanya di depan pendemo. (Mm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga
Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Berita Terbaru