Disdik Kota Bekasi Pastikan 95 Guru Pada PTM, Sudah menjalani Vaksin

- Editor

Rabu, 6 Oktober 2021 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dr. Inayatullah memastikan 95 persen guru yang mengajar saat pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, sudah mengikuti program vaksinasi COVID-19 dari pemerintah.

Mereka telah divaksin dan dipastikan siap menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas. Sehingga, proses belajar mengajar dipastikan berjalan dengan mekanisme yang ada.

“Alhamdulillah berdasarkat data 95 persen guru, dan tenaga pendidik sudah tervaksinasi, adapun yang sebagian mereka comorbid,”kata Inayatullah

Selain guru yang sudah divaksin, Inayatullah memastikan pegawai dilingkungan Dinas Pendidikan juga dipastikan telah tervaksinasi.

“ Pegawai di Dinas juga telah mengikuti vaksinasi,” tambahnya

Bukan hanya itu saja, Dinas Pendidikan Kota Bekasi juga telah melakukan verifikasi terhadap 611 Sekolah Dasar (SD) dan 139 Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta telah dinyatakan lolos verifikasi oleh Dinas Pendidikan.

Baca Juga:  Wagub Jabar Minta Aparatur Kota Bekasi Sukseskan Vaksin Tahap Ketiga

“Pada tahap pertama ada 611 untuk SD dan 139 SMP yang telah kami verifikasi dan lolos,” kata Inayatullah.

Meski telah dinyatakan lolos oleh Dinas Pendidikan, pihaknya menyatakan melakukan evaluasi berjenjang dan pengawasan yang sangat ketat.

“ Kami melakukan evaluasi berjenjang dan pengawasan sangat ketat, sekolah juga wajib membuat laporan serta bekerjasama dengan unsur 4 pilar, supaya PTM terbatas ini dapat berjalan dengan baik,” papar Inayatullah

Kadisdik Inayatullah mengatakan bahwa, meskipun begitu, PTM tetap mengedepankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Maksimal kapasitasnya per kelas adalah 50 persen, kemudian durasi belajar juga dibatasi, siswa mendapatkan persetujuan dari orangtua,” tutupnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang
Padukan Nilai Estetika, Wali Kota Bekasi Apresiasi Turap Bumi Bekasi Baru
Pangdam Jaya Dampingi Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 899 di Depok, Tekankan Kesiapan Prajurit
Pernyataan Anggota DPRD Kota Bekasi Terkait Dugaan Bullying di Unity School Dituding Picu Kegaduhan Publik
RW 06 Kelurahan Pengasinan Terima Dana Hibah 100 Juta, Siap Manfaatkan Secara Maksimal
MC Viral Tawarkan Hadiah Miras Bagi Penghafal Al-Quran, Ini Kata Polisi
Di Bawah Kepemimpinan Ade Puspitasari, Bapilu Golkar Kota Bekasi Pastikan Pengurus DPD Solid
Dukung Penanganan Pengolahan Sampah, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:10 WIB

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Padukan Nilai Estetika, Wali Kota Bekasi Apresiasi Turap Bumi Bekasi Baru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pangdam Jaya Dampingi Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 899 di Depok, Tekankan Kesiapan Prajurit

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pernyataan Anggota DPRD Kota Bekasi Terkait Dugaan Bullying di Unity School Dituding Picu Kegaduhan Publik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:53 WIB

RW 06 Kelurahan Pengasinan Terima Dana Hibah 100 Juta, Siap Manfaatkan Secara Maksimal

Berita Terbaru

Rektor Universitas Paramadina dan Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Prof Dr Didik J Rachbini. (Ist)

Headline

Renungan Kemerdekaan: Masa Depan Demokrasi dan Hukum

Senin, 17 Agu 2026 - 21:25 WIB

Pekerja pelabuhan saat menurunkan beras impor. (Ist)

Opini

Kenapa Beras Fortifikasi Menjamur di Retail Modern?

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:59 WIB