DPR Minta Kemenag Komunikasikan Label Halal

- Editor

Senin, 14 Maret 2022 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi penggantian label halal yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama. Menurutnya, label baru tersebut harus segera dikomunikasikan ke banyak pihak.

“Tentunya kita minta kepada Kementerian Agama untuk mengkomunikasikan ini dengan intens dengan pihak terkait, untuk kemudian melakukan juga sosialisisasi kepada masyarakat,” ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/3).

Ia menjelaskan, penggantian logo baru tersebut merupakan kewenangan BPJPH dalam mengeluarkan sertifikasi halal. Sebelumnya, itu merupakan tugas dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Kami minta kepada Komisi VIII sebagai komisi teknis yang membawahi atau bermitra dengan Kementerian Agama untuk memonitoring secara intensif,” ujar Dasco.

Diketahui, BPJPH Kementerian Agama menetapkan label halal yang berlaku nasional, yang bentuknya mengadopsi bentuk gunungan pada wayang. Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian yang diterima di Jakarta, Sabtu (12/3/2022), penetapan label halal yang berlaku nasional tertuang dalam Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 tentang Penetapan Label Halal yang berlaku efektif sejak 1 Maret 2022.

Baca Juga:  Caleg DPR RI Oki Fahreza, Peringati Hari Kemerdekaan Bersama Masyarakat Jembrana

Dikutip dari republika, kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham mengatakan, bahwa penetapan label halal merupakan bagian dari pelaksanaan ketentuan Pasal 37 Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. Aqil mengatakan bahwa label halal Indonesia secara filosofi mengadaptasi nilai-nilai ke-Indonesia-an.

Huruf Arab penyusun kata halal yang terdiri atas ha, lam alif, dan lam disusun dalam bentuk menyerupai gunungan pada wayang. “Bentuk label halal Indonesia terdiri atas dua objek, yaitu bentuk gunungan dan motif surjan atau lurik. Gunungan pada wayang kulit yang berbentuk limas, lancip ke atas, ini melambangkan kehidupan manusia,” katanya. (qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar
Soroti Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Komnas Perlindungan Anak: Jangan Korbankan Anak Santri
Soal Pesantren Hamalatul Quran Digerebek, Ketua IPW Ingatkan Polwan dan DP3S Wajib Dilibatkan
Selamat Datang di Dinasti Baru Pemerintahan Kota Bekasi
IPPS Bongkar Standar Ganda Polri, Galak Gerebek Pesantren Jinak Hadapi Mafia Hutan
Mabes Polri Minta Maaf, Akui Penggerebekan Pesantren Sukoharjo Timbulkan Rasa Takut
Politisi PKS Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:28 WIB

Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar

Senin, 2 November 2026 - 08:09 WIB

Soroti Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Komnas Perlindungan Anak: Jangan Korbankan Anak Santri

Senin, 2 November 2026 - 07:30 WIB

Soal Pesantren Hamalatul Quran Digerebek, Ketua IPW Ingatkan Polwan dan DP3S Wajib Dilibatkan

Senin, 2 November 2026 - 06:15 WIB

IPPS Bongkar Standar Ganda Polri, Galak Gerebek Pesantren Jinak Hadapi Mafia Hutan

Minggu, 1 November 2026 - 20:08 WIB

Mabes Polri Minta Maaf, Akui Penggerebekan Pesantren Sukoharjo Timbulkan Rasa Takut

Berita Terbaru

Kantor Pusat Bea Cukai (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Mendigitalkan Benteng Cukai, Menutup Celah Oknum

Senin, 2 Nov 2026 - 07:28 WIB