Duet Anies-Prasetyo Bisa Sedot Dukungan KIM Plus

- Editor

Jumat, 23 Agustus 2024 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Pasca keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) membuat sinyal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 27 November mendatang makin menguat.

Pengamat intelejen dan Geopolitik Amir Hamzah mengungkapkan pasca keputusan MK sinyal Anies Baswedan diusung partai besutan Megawati Soekarnoputri ini makin menguat.

“Sinyal makin menguat, apalagi kalau tidak aral melintang Selasa (27/8) mendatang Anies Baswedan akan silaturahmi dengan jajaran pengurus DPP PDIP di kantor DPP PDIP,” ujar Amir Hamzah saat berbincang dengan Media Karya, Jumat (23/8).

Hal ini lanjut Amir Hamzah merupakan sinyal kuat PDIP bakal mengusung Anies Baswedan berkontestasi di pesta demokrasi warga Jakarta tersebut.

“Kunjungan Anies mendatang bisa dibaca sebagai bentuk telah terjadi kesepahaman dengan PDIP,” ujarnya lagi.

Terkait dengan kader PDIP yang pantas mendampingi Anies Baswedan, Amir menilai Anies Baswedan jika disandingkan dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi akan ditakuti kubu KIM Plus yang mengusung duet Ridwan Kamil-Suswono.

Baca Juga:  Sinovac Diprioritaskan untuk Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19

“Duet Anies Baswedan-Prasetyo bakal menggerus suara pendukung parpol yang tergabung dalam KIM Plus. Setidaknya grassroot PKS, PKB, Nasdem dan Demokrat akan beralih pilihan ke duet Anies-Prasetyo,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Amir kiprah Pras yang 10 tahun menjabat ketua DPRD DKI juga selalu menjaga hubungan dengan semua elemen masyarakat.

“Bagaimana dia memperjuangkan nasib guru-guru agama, menjaga hubungan baik dengan SKPD dan lainnya,” pungkas Amir.

Oleh karena itu lanjut Amir Hamzah jika duet Anies Baswedan-Prasetyo Edi Marsudi

Seperti diketahui, sinyal Anies Baswedan diusung PDIP di Pilkada Jakarta 2024 semakin menguat. Namun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memberikan syarat kepada Anies jika ingin diusung. Yakni menuruti partai yang dipimpinnya.

“Dia bener nih kalau mau sama PDIP, kalau mau dengan PDIP jangan kayak gitu dong ya, ya tinggal mau gak nurut ya,” ujar Megawati dalam acara Pengumuman Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah yang digelar di Kantor DPP PDIP, Jakarta pada Kamis (22/8/2024).(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!
Tak Hanya Presiden: Listyo Sigit dan 2 Irjen Juga Sadap Tokoh Politik, Media, Ormas, Hingga Pengusaha
Penyadapan Prabowo Diduga Upaya Kudeta Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi
Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 08:58 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!

Rabu, 4 November 2026 - 05:13 WIB

Tak Hanya Presiden: Listyo Sigit dan 2 Irjen Juga Sadap Tokoh Politik, Media, Ormas, Hingga Pengusaha

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

Penyadapan Prabowo Diduga Upaya Kudeta Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 07:37 WIB

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan

Berita Terbaru