Etos: DPP Gerindra Harus Beri Sanksi Ketua DPD Bali Yang Tak Dukung Kadernya di Pilkada Badung

- Editor

Selasa, 20 Agustus 2024 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

BALI, Mediakarya – Menjelang kontestasi politik, sejumlah kader Gerindra mengaku kecewa atas sikap DPD Partai Gerindra Bali yang dinilai lebih mementingkan politik transaksional di Pilkada Kabupaten Badung.

Hal tersebut menyusul dengan beredarnya kabar bahwa partai besutan Prabowo Subianto itu bakal memberikan surat rekomendasi kepada kader PDIP untuk maju pada Pilkada Kabupaten Badung.

Melihat fenomena politik yang berkembang di Partai Gerindra, direktur eksekutif Etos Indonesia, Iskandarsyah menilai bahwa partai berlambang kepala Garuda itu terlalu percaya diri mengingat saat ini sebagai partai penguasa dan pemenang pilpres.

“Jika DPD Gerindra Bali terlalu jumawa dan mengklaim bahwa setiap kebijakannya akan didukung kader, maka kami menilai (Gerindra) tengah menciptakan kuburan politik bagi partainya. Oleh karena itu DPP Gerindra harus segera turun tangan menyikapi persoalan tersebut” ujar Iskandar kepada wartawan di Bali, Senin (19/8/2024).

Iskandarsyah juga mempertanyakan soal beredarnya kabar bahwa Ketua DPD Partai Gerindra Bali lebih mendukung calon cabup dari kader PDIP, ketimbang mengusung Ketua DPC Gerindra di Pilkada Kabupaten Badung.

Seperti diketahui bahwa bakal calon bupati Badung dari partai Golkar I Wayan Suyasa meminang I Wayan Diesel Astawa sebagai cawabup yang merupakan Ketua DPC Gerindra Badung. Namun sayangnya Ketua DPD Gerindra Bali malah mendukung politisi PDIP.

Baca Juga:  Syafruddin Apresiasi Langkah Dubes Saudi untuk Pelayanan Haji Umrah

“Gerindra seharusnya belajar dari Partai Demokrat. Dan perlu diketahui bahwa Demokrat pernah menjadi partai pemenang pemilu dan kader terbaiknya menjadi pemenang pilpres. Namun kader di bawahnya banyak jumawa. Akhirnya partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu perolehan kursi di DPR RI masih kalah dengan PKB,” kata Iskandar.

Lebih lanjut, kata Iskandar tidak menutup kemungkinan bahwa Gerindra bakal bernasib sama seperti Partai Demokrat jika para pemangku kebijakan di partai tersebut memilih politik transaksional dan lebih mementingkan egosektoralnya.

Padahal, kata dia, berdasarkan hasil survei, pasangan I Wayan Suyasa dan Cawabup I Wayan Diesel Astawa tergolong tinggi. Bahkan partai Golkar sudah siap keluarkan B1KWK kepada pasangan tersebut.

“Jadi jangan heran jika suatu saat nanti Gerindra bakal ditinggal oleh para kadernya. Dan perlu diingat juga bahwa Gerindra ini merupakan partai figur. Jika nama figurnya sudah meredup maka meredup pula partainya. Jadi politik itu selalu dinamis,” tutup Iskandar. (Aep)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?
Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai
FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres
Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar
Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Muncul Isu Politik Uang dan Hadiah Motor untuk PK
Etos Indonesia: Jangan Tukar Dukungan dengan Hadiah, Reses Ranny Berpotensi Jadi Ladang Gratifikasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:13 WIB

FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar

Berita Terbaru