Etos Indonesia Sebut Tempo Ciut Nyali Bongkar Kasus Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah,

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah,

JAKARTA, Mediakarya – Direktur Etos Indonesia Institute, Iskandarsyah menilai pemberitaan redaksi Tempo yang menyebut ada penguasa dan politisi yang suka bermain judi online di Kamboja, merupakan framing negatif di tengah kebebasan pers.

Iskandar juga menyampaikan, bahwa pemberitaan Tempo yang mengangkat isu bahwa Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco diduga terlibat dalam mendanai judi online di luar negeri itu membuat gaduh ruang publik.

“Padahal, banyak isu yang menarik di depan mata, di antaranya terkait dengan kasus dugaan korupsi PT Pupuk Indonesia, yang merugikan keuangan negara hingga 8,3 triliun rupiah, namun luput dari pemberitaan Tempo. Jangan sampai publik berasumsi bahwa Tempo hanya menjalankan agenda kepentingan asing,” kata Iskandar kepada Mediakarya, Kamis (10/4/2025).

Selain itu, dirinya juga menyayangkan pemberitaan Tempo yang mengangkat isu keterlibatan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco hanya berdasarkan informasi pinggiran atau sumber yang tidak kredibel.

“Pers memang memiliki kebebasan dalam mengungkap fakta. Tetapi perlu diingat bahwa kebebasan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, itu kami nilai sangat rentan sekali disalahgunakan oleh insan pers untuk menghakimi seseorang,” tegas Iskandar.

Baca Juga:  Kasus Tewasnya Brigadir J Jadi Tantangan bagi Polri

Lebih lanjut, jika Tempo memosisikan sebagai media yang kredibel, terkait dengan pemberitaan yang diduga menyudutkan Wakil Ketua DPR RI itu seharusnya ada pernyataan dari yang bersangkutan.

“Meski Tempo sendiri mengklaim tidak mendapatkan respon dari Pak Dasco, kenapa investigasi ke Kamboja dalam mencari sumber dapat dilakukan?.  Sedangkan hanya sekedar minta pernyataan dari Pak Dasco saja tidak bisa. Setahu saya media sangat piawai dalam menggali informasi dengan berbagai cara,” katanya.

Iskandar juga mengingatkan agar Tempo lebih menjalankan kepentingan publik daripada membawa agenda kelompok tertentu yang memosisikan diri sebagai media oposisi.

“Jika Tempo mau serius dalam membongkar kasu kejahatan di Indonesia tanpa ada agenda pesanan, tentunya sangat banyak yang perlu diangkat Dan sepengatahuan saya bahwa Tempo merupakan perusahaan Tbk. Berdasarkan informasi ada dana asing yang masuk di situ. Jadi publik perlu mewaspadai bahwa Tempo dapat ditunggangi kepentingan asing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:33 WIB

Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:19 WIB

Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka

Berita Terbaru

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

Ekonomi & Bisnis

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:22 WIB

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB