Generasi Muda Diminta Berkontribusi Kembangkan Digitalisasi UMKM

- Penulis

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk UMKM Berdaya Dengan Digitalisasi, yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (30/3).

Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk UMKM Berdaya Dengan Digitalisasi, yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (30/3).

JAKARTA, Mediakarya – Pemerataan digitalisasi bagi pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu terus didorong untuk menjawab tantangan pasar. Untuk itu, generasi muda diminta berkontribusi dalam mengembangkan digitalisasi UMKM.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk UMKM Berdaya Dengan Digitalisasi, yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (30/3).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek. Adapun nara sumber webinar adalah Dosen Manajemen Bisnis Syariah UMSU, Ahmad Afandi dan HIPMI Medan, M Hawari Afif Ritonga.

Menurut Meutya Hafid, tingginya kontribusi UMKM mendorong perlunya transformasi bisnis tradisional tersebut menjadi lebih modern melalui penguasaan kemampuan teknologi.

Baca Juga:  Tyas Mirasih Resmi Cerai Jadi Janda Kembang

Untuk itu, anak muda lanjut Meutya Hafid, harus berkontribusi mempercepat pertumbuhan tersebut. “Generasi muda diharapkan dapat mengubah mindset bisnis konvensional tersebut menjadi bisnis modern dengan mengandalkan teknologi,” ujar politisi senior Partai Golkar itu.

Di tempat yang sama, pengurus HIPMI Medan, M Hawari Afif Ritonga mengatakan UMKM merupakan sektor ekonomi yang penting bagi Indonesia karena kontribusinya yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan sekaligus pembangunan daerah.

Digitalisasi kata Hawari merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan UMKM seperti keterbatasan akses pasar dan teknologi serta meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas.

Sementara itu, Dosen Manajemen Bisnis Syariah UMSU, Ahmad Afandi menjelaskan bahwa teknologi yang semakin berkembang menuntut para UMKM untuk melakukan pengembangan usahanya secara digital serta memaksimalkan penggunaan sosial media untuk usaha. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Rupiah Murah, Rasuah Meriah
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:17 WIB

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:33 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:37 WIB

Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB