Golkar Perlu Pemantik Untuk Menaikan Elektabilitas Airlangga

- Penulis

Sabtu, 20 November 2021 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Ist)

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Partai Golkar dinilai butuh pemantik untuk mengerekkan elektabilitas Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Pasalnya berdasarkan hasil survei dari sejumlah lembaga terpercaya, sosok Ganjar Pranowo masih lebih unggul dibandingkan Capres lainnya. Bahkan dengan rekan satu partainya yakni Puan Maharani yang elektabilitasnya masih tertinggal jauh.

Oleh karenanya, sejumlah peneliti meniai bahwa Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto harus melakukan pendekatan politis yang konstruktif agar bisa bersanding dengan sosok yang saat ini menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah tersebut.

“Golkar perlu pemantik, dan Ganjar sebagai tokoh teratas dari deretan popularitas juga elektabilitas, dianggap menarik untuk didekati,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah dalam keterangannya baru-baru ini.

Seperti dikatahui, meski Rapat Pimpinan Nasional Golkar sudah memutuskan Airlangga sebagai capres 2024, namun hingga saat ini nama Ketua Umum Golkar tersebut masih belum juga kuat.

Baca Juga:  Menteri PUPR Persembahkan Wajah Baru TMII untuk Dukung Presidensi G20

Dalam sejumlah survei angka elektabilitas Airlangga belum bisa naik secara signifikan.

Untuk itu, Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, mengaku akan melakukan sejumlah strategi untuk meningkatkan popularitas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Berbagai cara dilakukan, mulai dari pembentukan relawan, hingga mensosialisasikannya lewat baliho.

“Lembaga Kosgoro 1957 diwajibkan melakukan sosialisasi Bapak Airlangga Hartarto melalui berbagai media, seperti video tron, baliho, spanduk di seluruh pelosok desa, membangun digital campaign yang modern, dan mendorong deklarasi Relawan AH,” ujar Dave.

Dengan strategi tersebut, ia yakin popularitas Airlangga di tengah masyarakat akan terus meningkat jelang Pilpres 2024. Tujuan utamanya, memenangkan Menteri Koordinator Perekonomian itu sebagai presiden periode 2024-2029.

“Sekali lagi kemenangan harus diraih, kemenangan harus diukir. Karena kemenangan Partai Golkar akan menentukan derap langkah masa depan demokrasi, masa depan Indonesia,” ujar Dave. (dji)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan
Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih
Ketika Otoritarianisme Berkostum Hukum
Jelang Puncak Ibadah Haji, Kepala BPKN Imbau Seluruh Jamaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh Pesantren, Ini Syaratnya
Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:54 WIB

Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:53 WIB

Ketika Otoritarianisme Berkostum Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:15 WIB

Jelang Puncak Ibadah Haji, Kepala BPKN Imbau Seluruh Jamaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun

Berita Terbaru

Dokumentasi pelantikan Pengurus Pusat AMPG Periode 2024-2029 (foto; dok. Mediakarya

Megapolitan

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB

Ilustrasi  (Foto: Istimewa)

Opini

Ketika Otoritarianisme Berkostum Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:53 WIB