Hasto: Jokowi dan Ganjar Dua Kader PDIP yang Biasa Blusukan

- Penulis

Rabu, 3 Januari 2024 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.(ist)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.(ist)

JAKARTA, Media Karya-Terkait kehadiran Presiden Joko Widodo di Jawa Tengah yang sedang dikunjungi calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo membuktikan bahwa Kader Banteng itu biasa blusukan.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai keduanya membuktikan bahwa Kader Banteng itu biasa blusukan.

Menurut Hasto, keduanya terbiasa untuk melakukan blusukan yang juga menjadi kebiasaan para kader-kader banteng.

“Kalau kemudian Pak Jokowi itu terkesan di belakang Pak Ganjar, Pak Ganjar datang ke Jawa Tengah, lalu Pak Jokowi datang ke Jawa Tengah, ya sebagaimana kata Pak Ganjar, ‘ya itu bagus’. Karena yang memang bisa blusukan adalah Pak Ganjar dan Pak Jokowi,” kata Hasto dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP Jakarta Pusat, kemarin.

Politikus asal Yogyakarta ini pun menegaskan, hal ini semakin membuat rakyat tahu bahwa pemimpin nasional yang bergerak cepat dan blusukan adalah sosok Ganjar dan Jokowi.

Baca Juga:  TPA Burangkeng Pasca Disegel Menteri Lingkungan Hidup Bermunculan Proyek "Siluman" dan Backhoe Mangkrak

Menurutnya, blusukan itu tak mudah diikuti dengan asal turun ke bawah. Mereka yang blusukan harus hadir langsung dan tidak bisa diwakilkan.

“Jadi akhirnya rakyat bisa melihat bagi republik ini, pemimpin nasional yang bergerak cepat yang bisa blusukan itu Pak Jokowi dan Pak Ganjar, Pak Ganjar dan Pak Jokowi. Dan blusukan itu tidak bisa diwakilkan,” ungkap dia.

Hasto juga mengatakan kegiatan blusukan sebagai komitmen pemimpin untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat dan mendengar langsung apa yang menjadi keinginan rakyat.

“Blusukan ini merupakan cermin, cermin komitmen kepemimpinan untuk turun ke bawah. Dan tidak mudah untuk bisa turun ke bawah apalagi tidur di rumah rakyat,” kata Hasto.(hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kasus Blueray Cargo jadi Pintu Masuk Audit Anvestigatif di DJBC
Duelisme Kepemimpinan, Partai Besutan Yusril Ihza Mahendra Berperkara di MK
KP3B Bagikan APD dan Rencanakan Program Pengobatan Gratis untuk Pemulung di TPA Burangkeng
PT KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Terdampak Insiden Stasiun Bekasi Timur
SETARA Institute Tuding Pengadilan Militer Kasus Andrie Yunus Hanya Langgengkan Impunitas
NATO Akui Iran Menang, Kanselir Jerman: Trump Kalah dan Dipermalukan
Akhiri Konflik di Timur Tengah, Iran Apresiasi Upaya Menlu Jepang dan Italia
Hari Pers Sedunia, LPKAN Minta Pemerintah Hapus Kesenjangan Media
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kasus Blueray Cargo jadi Pintu Masuk Audit Anvestigatif di DJBC

Senin, 4 Mei 2026 - 20:17 WIB

Duelisme Kepemimpinan, Partai Besutan Yusril Ihza Mahendra Berperkara di MK

Senin, 4 Mei 2026 - 19:23 WIB

KP3B Bagikan APD dan Rencanakan Program Pengobatan Gratis untuk Pemulung di TPA Burangkeng

Senin, 4 Mei 2026 - 16:54 WIB

PT KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Terdampak Insiden Stasiun Bekasi Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 10:42 WIB

SETARA Institute Tuding Pengadilan Militer Kasus Andrie Yunus Hanya Langgengkan Impunitas

Berita Terbaru

ITPLN memperkuat riset global melalui kolaborasi GLU–APERTI BUMN di Bandung. (Foto: dok. ITPLN)

Departemen

ITPLN Perkuat Riset Dunia, Bidik Energi Masa Depan

Senin, 4 Mei 2026 - 22:31 WIB