Heboh! Backpacker Dilarang Berwisata ke Indonesia, Ini Kata Sandiaga

- Penulis

Selasa, 21 September 2021 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, tak ada larangan bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang ingin pergi liburan dengan cara backpacker ke Indonesia. 

Dalam Weekly Press Briefing yang digelar secara virtual, Senin (20/9/21),  Sandiaga melengkapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan yang menjelaskan perihal pembukaan kembali Bali untuk wisatawan mancanegara (wisman). 

Sebelumnya, Menko Marves Luhut menyampaikan bahwa ia tak ingin wisman ala backpacker datang ke Bali. 

Lebih lanjut Sandiaga menjelaskan, bahwa penyaringan wisman masuk Bali bukan dari atribut yang digunakan wisman, misalnya backpack. Akan tetapi lebih berfokus pada kualitas wisman baik secara sikap maupun kemampuan ekonomi.

“Backpacker yang dimaksud Pak Luhut adalah yang tidak mendatangkan dividen. Memang sangat rancu dari segi definisi. Setelah kami mengklarifikasi, Pak Luhut menyampaikan ini adalah kelompok wisatawan yang tidak mendatangkan keuntungan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hadiri Gladi Bersih, Oki Fahreza Dukung Duta Jembrana Di Pesta Kesenian Bali

Selain tidak menghasilkan keuntungan, lanjutnya, juga tidak mendatangkan profit, tidak mendatangkan benefit, tidak mematuhi protokol kesehatan, hingga tidak menghormati kearifan lokal.

“Tipe-tipe wisatawan inilah yang bukan menjadi sasaran target wisatawan pascapandemi,” tuturnya.

Ia menegaskan, bahwa tidak ada yang melarang atau adanya aturan pelarangan bagi wisman yang datang menggunakan backpack. Wisman diperbolehkan liburan ke Bali, namun harus mematuhi peraturan yang berlaku di Bali.

“Kami tidak akan melarang backpacker selama mereka mematuhi aturan, taat protokol kesehatan, dan menghormati kearifan lokal,” katanya.

Sandiaga juga menekankan kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Serta para wisatawan untuk menjaga protokol kesehatan (prokes)yang sangat ketat, agar varian terbaru COVID-19 tidak menimbulkan gelombang ketiga.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Let’s Glow Lounge Karaoke PGC Rayakan Anniversary Pertama Menghadirkan Penampilan Enerjik Souljah
7 Kuliner Legendaris di Kota Sukabumi: Murah, Melegenda, dan Bikin Ketagihan
Peresmian Sekretariat Ikatan Vespa Indonesia Diharapkan Jadi Tempat Silaturahmi Komunitas Vespa
Strategi Nara Kupu Jogja Kenalkan Outlet Baru, Bagi-Bagi Susu ke Pengunjung
Sukses Tunaikan Kewajiban, Keluarga Hari Darmawan Apresiasi Kinerja Tim HDC
Untuk Ajang Kreatif Seniman, Desainer Migi Rihasalay Wujudkan Mimpi Bangun Kampung Joglo di Tanjung Lesung
Resmikan Gedung PYCH, Jokowi: Saya Dukung Munculnya Talenta Muda Papua
Pelita Air Siap Bantu Kemenparekraf Penuhi Target 1,4 Miliar Wisatawan Nusantara di 2023
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 16:39 WIB

Let’s Glow Lounge Karaoke PGC Rayakan Anniversary Pertama Menghadirkan Penampilan Enerjik Souljah

Sabtu, 28 Juni 2025 - 12:36 WIB

7 Kuliner Legendaris di Kota Sukabumi: Murah, Melegenda, dan Bikin Ketagihan

Selasa, 14 Mei 2024 - 08:57 WIB

Peresmian Sekretariat Ikatan Vespa Indonesia Diharapkan Jadi Tempat Silaturahmi Komunitas Vespa

Sabtu, 30 Desember 2023 - 15:47 WIB

Strategi Nara Kupu Jogja Kenalkan Outlet Baru, Bagi-Bagi Susu ke Pengunjung

Sabtu, 25 November 2023 - 10:40 WIB

Sukses Tunaikan Kewajiban, Keluarga Hari Darmawan Apresiasi Kinerja Tim HDC

Berita Terbaru

ITPLN memperkuat riset global melalui kolaborasi GLU–APERTI BUMN di Bandung. (Foto: dok. ITPLN)

Departemen

ITPLN Perkuat Riset Dunia, Bidik Energi Masa Depan

Senin, 4 Mei 2026 - 22:31 WIB