KOTA BEKASI, Mediakarya – DPD HIMA KOSGORO Kota Bekasi peduli, menyambangi sekolah Kami di Bintara IV, kelurahan Bintara Jaya, kecamatan Bekasi Barat pada Sabtu (30/10/21).
Kedatangan pada mahasiswa ini untuk berdialog langsung dengan para pelajar yang ada di sekolah tersebut. Hal ini disampaikan oleh ketua DPD HIMA KOSGORO Kota Bekasi Tubagus Ryan Aqillah kepada Mediakarya.
“Kegiatan ini adalah untuk berinteraksi adik-adik dari sekolah Kami, karena di sini banyak anak-anak usia muda sudah menikah, nah kami di sini menyampaikan bahwa menikah muda itu tidak baik, selain itu kita gali potensi seni yang ada pada anak-anak ini,” katan Tb. Ryan.
Salah satu yang menjadi sorotan ialah maraknya pernikahan dini yang menghancurkan masa depan anak-anak, khususnya pada usia sekolah.
“Bahwa menikah muda itu tidak menyelesaikan masalah tapi pasti akan menimbulkan masalah baru, dan di sini kita tekankan bahwa ada proses panjang untuk menikah yaitu kita sekolah dulu, kuliah dulu, kerja dulu baru menikah setelah mapan,” imbuhnya.
Selain itu, HIMA KOSGORO juga melihat potensi seni lukis dengan memberikan kanvas untuk melihat langsung keterampilan melukis pelajar sekolah Kami.
“Siapa tahu ada yang mempunyai hasil karya yang bagus, mudah-mudahan ke depannya kami akan membiayai atau menjual barang-barang hasil karya mereka,” katanya.
Ia berharap bahwa kegiatan tersebut dapat membantu pola pikir para pelajar khususnya di sekolah Kami agar lebih maju.
Sementara itu, Irina Amongpraja menuturkan bahwa kegiatan yang digelar DPD HIMA KOSGORO sangat positif, dan ia sangat mengapresiasi kegiatan itu.
“Kalau saya melihat bahwa kegiatan ini sangat baik, berarti generasi muda Indonesia itu mulai melirik, dan tidak memikirkan diri sendiri,” kata Irina
Partisipasi masyarakat secara langsung akan sedikit membantu permasalahan bangsa. Salah satunya lewat kegiatan positif para remaja seperti yang telah dilakukan HIMA KOSGORO.
“Dan ini adalah salah satu program untuk mengasah kepedulian mahasiswa juga, karena tidak melihat, hanya teori saja, tidak mungkin, tapi ini langsung berinteraksi sehingga tahu permasalahan yang sebenarnya,”pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, HIMA KOSGORO melakukan dialog interaktif serta berbagai permainan dengan para siswa sekolah Kami yang mayoritas siswanya merupakan anak pemulung di sekitar sekolah. (Mme)











