Pria Bertato Tewas Mengenaskan Dengan Luka Di Sekujur Tubuh

- Penulis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Pria bertato ditemukan tewas bersimbah darah. Pria yang diduga Seorang pengamen ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusukan di sekujur tubuhnya di warung nasi bebek Kampung Karang Kitri, Jalan Rawa Indah RT 5/9, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (30/8) malam.

Korban yang diketahui bernama Kristianto diduga tewas dibunuh oleh rekannya. Namun hal itu masih didalami oleh pihak kepolisian.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, petugas gabungan masih memburu pelakunya hingga kini.

”Iya benar dugaan tewas dibunuh, kasus ini masih dalam pendalaman, dan motifnya belum diketahui,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, korban terlihat ribut diduga dengan pelaku yang belum diketahui identitasnya. Kemudian pelaku membacok dan menusuk korban sehingga korban berlari untuk menyelamatkan diri masuk ke dalam warung bebek. Namun korban terus dikejar oleh pelaku kemudian dibacok dan ditusuk dengan menggunakan parang berkali-kali.

Alhasil korban meninggal dunia ditempat dengan luka tusukan dibagian tubuhnya. Bahkan, saat kejadian terdapat banyak orang yang melihat kejadian namun tidak berani menolong korban karena pelaku mambawa senjata tajam dan mengancam.

Baca Juga:  Kota Bekasi Mulai Lakukan PKM, Walikota Bekasi Pesan Tetap Jaga Prokes

“Sempat cekcok dan pelaku langsung membacok korban hinga tewas,” kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Salah satu saksi di lokasi kejadian mengatakan, sebelum kejadian sempat terjadi cekcok antara korban dengan rekannya tersebut.

“Ada adu mulut tadi tuh, nah tiba-tiba korban langsung di bacok oleh tersangka menggunakan parang, hingga korban beberapa kali tersungkur dan terus dihujani bacokan,” kata warga setempat.

Warga kata dia, sempat mengejar untuk melerai korban pada saat kejadian. Namun, pelaku sempat mengarahkan senjata tajam yang di bawanya ke warga. Sementara Maswanto yang merupakan pedagang nasi bebek, mengatakan, korban lari ke warungnya untuk meminta pertolongan.

”Tak kenal ampun langsung dibacok terus,” tegasnya.

Atas peristiwa tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, punggung, kaki, jari, leher, dada, hingga merenggang nyawa di lokasi kejadian. Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi guna kepentingan penyelidikan. Kasus ini ditangani Polsek Bekasi Timur dan Polres Metro Bekasi Kota.(Mam)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius
Kasus Dugaan Penganiayaan, Dua Saksi Telah Diperiksa Polisi
Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi
Target Zero Stunting, Ini Kata Ketum PP-IBI
Tak Hanya Selingkuh, Oknum Pegawai PJN 1 Jabar Diduga Tipu Banyak Pengusaha
Fashion Halal, Delana Siap Rambah Pasar Global
SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL, Ini Kata BPKN
Ketua BPKN Soroti Insiden Maut Mobil MBG di Bekasi Timur, Minta Kepala BGN Evaluasi Total
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:02 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan, Dua Saksi Telah Diperiksa Polisi

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi

Senin, 18 Mei 2026 - 13:25 WIB

Target Zero Stunting, Ini Kata Ketum PP-IBI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:03 WIB

Tak Hanya Selingkuh, Oknum Pegawai PJN 1 Jabar Diduga Tipu Banyak Pengusaha

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Opini

Rumah Buruh dan Janji Presiden

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:35 WIB

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Dipangkas, Pelaksanaan MBG Hanya Lima Hari dalam Sepekan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:11 WIB