HUT DKI ke 496 Tahun, Haji Rasyidi Ingatkan Konsep Suitanable Development

- Penulis

Sabtu, 27 Mei 2023 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Kota Jakarta akan berusia 496 tahun 22 Juni mendatang.Konsep suitanable development atau pembangunan berkelanjutan menjadi kata kunci bagi Gubernur yang memimpin.

“Kata kuncinya ada suitanable development atau pembangunan berkelanjutan dimana pembangunan yang memenuhi kebutuhan hidup masa sekarang dengan mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan hidup generasi mendatang,” ujar anggota DPRD DKI Haji Rasyidi saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (26/5).

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini mencontohkan suistanable development yang sudah dilakukan Jokowi-Ahok saat menjadi gubernur DKI Jakarta

“Seperti pengerukan kali, pembangunan sodetan Ciliwung, pembangunan RPTRA, penataan kota dan sebagainya. Ini harus diteruskan oleh gubernur setelah mereka,” bebernya.

Namun menurut wakil ketua komisi C DPRD DKI ini program-program yang sudah dilakukan Jokowi-Ahok saat menjabat Gubernur DKI tidak dilanjutkan oleh Anies Baswedan saat menjabat Gubernur.

“Akibatnya banyak program-program yang terhenti dan suitanable development tidak berjalan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Politisi PDIP Soroti Soal Penyerapan APBD DKI Rendah

Memasuki usia ke 496 tahun, lanjut politisi dapil Jakarta Timur ini suistanable development di Pemprov DKI kembali dilakukan.

“Saya optimis dikepemimpinan PJ Gubernur DKI Heru Budi Hartono pembangunan berkelanjutan kembali terwujud. Normalisasi sungai kembali dikebut, sodetan Ciliwung dituntaskan hingga memperbanyak taman bagi warga,” urainya.

Terkait posisi Jakarta yang pasca tidak menjadi ibukota, menurut loyalis Megawati Soekarnoputri ini tidak menjadi masalah.

“Saya rasa tidak menjadi masalah. Kita bisa mengambil contoh ibukota negara Amerika Serikat dari New York pindah ke Washington DC. Kemudian New York menjadi kota bisnis. Begitu juga ibukota negara Malaysia dari Kuala Lumpur yang pindah ke Putra Jaya,” ujarnya lagi

Jadi lanjut Rasyidi, pasaxa ibukota negara pindah dari Jakarta ke Kalimantan, kemungkina besar Jakarta akan menjadi kota bisnis.

“Saat ini kan sedang digodok RUU Kekhususan Jakarta pasca tidak lagi menjadi ibukota,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Diduga Eksploitasi Bantargebang, Pemkot Bekasi Diminta Waspadai Oknum Pemburu Rente
SMPN 4 Tambun Selatan Raih Segudang Prestasi, dari Seni hingga Olahraga
Kendaraan Pengangkut Alat Berat Amblas, Proyek Balai Patriot Terganggu
Ssttt, Pelantikan Ketua DPRD DKI Tinggal Menghitung Hari
Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum
500 Petugas Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Kota Bekasi
DPRD Kabupaten Bekasi Sorot IPAL di TPA Burangkeng: Bocor dan Desain Mirip IPAL Industri
Kompolnas Award 2026, Diberikan Kepada Satker Polri Dengan Kinerja Baik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:03 WIB

Diduga Eksploitasi Bantargebang, Pemkot Bekasi Diminta Waspadai Oknum Pemburu Rente

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:46 WIB

SMPN 4 Tambun Selatan Raih Segudang Prestasi, dari Seni hingga Olahraga

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:52 WIB

Kendaraan Pengangkut Alat Berat Amblas, Proyek Balai Patriot Terganggu

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:18 WIB

Ssttt, Pelantikan Ketua DPRD DKI Tinggal Menghitung Hari

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:08 WIB

Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB