KAB. BEKASI, Mediakarya – Prabu Peduli Lingkungan bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Setu ikut serta dalam aksi damai solidaritas wartawan se-Bekasi Raya, Kamis (15/10/2026).
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas atas dugaan penghinaan terhadap wartawan yang dilakukan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait.
Perwakilan Prabu Peduli Lingkungan, Asep, mengatakan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat.
“Profesi wartawan adalah profesi mulia. Tanpa disadari, merekalah yang mengisi nutrisi otak masyarakat. Maka, jangan hina wartawan,” ujar Asep.
Dia juga menegaskan bahwa Donny sudah seharusnya dicopot dari jabatannya sebagai Kepala DLH Kabupaten Bekasi. Menurut dia, selain diprotes karena diduga menghina profesi jurnalistik, Donny juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kementerian Lingkungan Hidup atas dugaan pencemaran air sungai di sekitar TPA Burangkeng pada awal 2025.
Asep turut menyoroti kinerja Donny selama memimpin DLH. Dia menilai pengelolaan sampah dan pencemaran limbah industri di Kabupaten Bekasi masih bermasalah.
“Kinerja Donny sebagai Kepala DLH sangat tidak memuaskan. Selain pengelolaan sampah di Kabupaten Bekasi yang amburadul, pencemaran limbah industri juga berulang kali terjadi. Jadi, pantas ketika kita meminta Donny dicopot dari kursi empuknya,” tegas Asep.
Sementara itu, Wakil Ketua Pokja Wartawan Setu, Raden Sukayat, menyayangkan adanya tindakan yang dinilai kurang menghargai tugas jurnalistik.
Menurutnya, wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan berharap adanya hubungan yang harmonis antara pemerintah dan insan pers.
“Sesuai yang kami ketahui, kawan kami datang dengan etika dan identitas yang jelas untuk melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi. Kami berharap kedepannya ada komunikasi yang baik dan saling menghargai,” katanya.
Selain itu, Raden Sukayat juga mendukung tuntutan agar Donny dicopot dari kursi Kepala DLH Kabupaten Bekasi. “Kami minta Donny dicopot,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, Prabu Peduli Lingkungan turut membantu membagikan air mineral dan roti kepada peserta aksi. Organisasi sipil nirlaba ini juga menggelar aksi bersih-bersih sampah di lokasi setelah kegiatan aksi selesai. (Supri)











