IPW: Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat di 2026, Wasdal Atasan Mandul

- Editor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. (Ist)

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Fenomena polisi membunuh polisi di tubuh Korps Bhayangkara melonjak drastis. Indonesia Police Watch (IPW) mencatat, hingga Oktober 2026 angkanya meningkat dua kali lipat.

“Kalau setahun lalu jumlahnya hanya dua anggota Polri, saat ini bertambah menjadi empat anggota yang meninggal,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, dalam keterangan tertulisnya yang duterima Mediakarya di Jakarta, Selasa (21/10/2026).

Terakhir, Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai asal Flores Timur, NTT, tewas ditembak sesama anggota di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat 16 Oktober 2026 pukul 05.30 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan peristiwa tersebut. Ditreskrimum Polda Metro Jaya kini menahan tersangka Bharada Andika Rahmadani.

Deretan Kasus Sepanjang 2026

Sebelumnya, pembunuhan sesama polisi terjadi beruntun:

Juli 2026, Jambi: Brigadir Eko Winarno tewas dianiaya rekan-rekannya di kamar kosnya, Tanjung Jabung Timur, Sabtu dini hari 18 Juli 2026. Ditreskrimum Polda Jambi menetapkan 6 tersangka, yakni 5 anggota Polri Aiptu MA, Aipda EF, Bripka DHR, Brigadir UVS, Bripda EBD dan satu sipil berinisial B. Kelimanya sudah di-PTDH melalui sidang KKEP Bidpropam Polda Jambi 6–7 Agustus 2026.

April 2026, Kepri: Bripda Natael Simanungkalit, anggota Bintara Samapta Polda Riau, tewas dianiaya seniornya di Rusun Asrama Polda Kepri, Senin malam 13 April 2026 dan meninggal Selasa dini hari 14 April 2026. Empat seniornya Bripda Arawna Sihombing, Bripda Asrul Prasetya, Bripda Guntur Sakti Pamungkas, dan Bripda Muhammad Al-Farisi dipecat.

Baca Juga:  IPW Nilai Proses Pengusutan Kasus Tewasnya Bobotoh Jalan di Tempat

Februari 2026, Makassar: Bripda Dirja Pratama (19) tewas dianiaya juniornya Bripda Firman di Asrama Polisi Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Minggu 22 Februari 2026. Korban sempat dilarikan ke RSUD Daya Makassar dan dinyatakan meninggal. Pelaku ditetapkan tersangka dan dipecat.

Wasdal Gagal Total

IPW menilai rentetan kasus ini membuktikan pengawasan melekat sesuai Perpol 2 Tahun 2022 tidak berjalan.

“Karena pengawasan melekat tersebut harus dilakukan secara terus menerus oleh atasan langsung guna mencegah penyimpangan serta meningkatkan disiplin, etika, dan kinerja anggota Polri,” tegas Sugeng.

Fenomena ini melanjutkan tren kelam tahun-tahun sebelumnya:

2025 (2 korban): Brigadir Nurhadi dibunuh atasannya Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra di kolam Villa Tekek Gili Trawangan 16 April 2025, dan Brigadir Esco Faska Rely dibunuh istrinya sendiri Briptu Rizka Sintiyani 24 Agustus 2025.

2024 (2 korban): Briptu Rian Dwi Wicaksono dibakar istrinya Briptu Fadhilatun Nikmah di Asrama Polres Mojokerto 8 Juni 2024, dan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar ditembak Kabag Ops AKP Dadang Iskandar 22 November 2024.

2023 (1 korban): Bripda Ignatius Dwi Frisco tewas tertembak senjata rakitan Bripda IMS di Rusun Polri Cikeas Bogor 23 Juli 2023.

2022 (2 korban): Kasus pembunuhan Brigadir J Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga 8 Juli 2022, dan Aipda Ahmad Karnain ditembak rekannya Aipda Rudi Suryanto di Lampung Tengah 4 September 2022. (Edr)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada
Polres Nias Selatan Ringkus Pria Diduga Edarkan Narkotika
Dua Kader Keseret Suap ATR/BPN, GNK Sebut Golkar Terancam Kehilangan Suara di 2029
BPKN-RI Tagih Komitmen Polri Responsif dan Humanis di Kasus Loker Bodong Bekasi
Tabir Dugaan Suap Muktamar ke-35 NU Mulai Tersingkap, KPK Sita Rp250 Juta dari PCNU Nias
DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri
Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WIB

IPW: Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat di 2026, Wasdal Atasan Mandul

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Polres Nias Selatan Ringkus Pria Diduga Edarkan Narkotika

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Dua Kader Keseret Suap ATR/BPN, GNK Sebut Golkar Terancam Kehilangan Suara di 2029

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:30 WIB

BPKN-RI Tagih Komitmen Polri Responsif dan Humanis di Kasus Loker Bodong Bekasi

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meninjau SPBU di Bekasi

Daerah

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:31 WIB

Oplus_131072

Daerah

Polres Nias Selatan Ringkus Pria Diduga Edarkan Narkotika

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:53 WIB